Tekanan AS Bisa Paksa Inggris Gabung dengan Serangan Udara Anti Assad

Jum'at, 28 April 2017 - 01:32 WIB
Tekanan AS Bisa Paksa...
Tekanan AS Bisa Paksa Inggris Gabung dengan Serangan Udara Anti Assad
A A A
LONDON - Menteri Luar Negeri (Menlu) Inggris Boris Johnson mengatakan Inggris bisa membom pasukan Presiden Suriah Bashar Assad tanpa terlebih dahulu memperoleh persetujuan anggota parlemen. Ia menambahkan bahwa akan sangat sulit untuk menolak tekanan Amerika Serikat (AS) jika Gedung Putih meminta Inggris untuk ambil bagian.

Komentar Johnson menyusul pemboman yang dilakukan AS baru-baru ini terhadap sebuah pangkalan udara Assad di Suriah. Serangan itu sebagai reaksi atas serangan senjata kimia mematikan yang oleh Inggris dan AS disalahkan kepada rezim Damaskus.

"Akan sangat sulit jika AS memiliki sebuah proposal untuk melakukan tindakan tertentu dalam menanggapi serangan senjata kimia," kata Boris seperti dikutip dari Russia Today, Jumat (28/4/2017).

"Dan jika mereka datang kepada kami dan meminta dukungan kami - apakah itu dengan rudal jelajah berbasis kapal selam di Med, dalam pandangan saya dan saya tahu ini juga merupakan pandangan perdana menteri, akan sulit bagi kami untuk mengatakan tidak," imbuhnya.

Ketika ditanya apakah harus ada suara di Parlemen untuk menandatangani keputusan tersebut, Johnson mengatakan: "Saya pikir itu perlu diuji."

Komentarnya muncul setelah pemimpin Partai Buruh, Jeremy Corbyn, mengkritik serangan bom AS tersebut. Dia mengatakan pada saat itu seharusnya ada mandat PBB untuk tindakan semacam itu.

Parlemen Inggris sempat mengadakan pemungutan suara mengenai apakah akan mengebom pasukan Assad pada 2013 setelah serangan kimia sebelumnya. Pemerintah Perdana Menteri saat itu David Cameron kalah pada kesempatan tersebut setelah kalah oleh pemimpin Partai Buruh Ed Miliband.

Pemungutan suara berikutnya mengenai apakah akan memperpanjang serangan udara terhadap ISIS dari Irak ke Suriah berhasil diloloskan pada bulan Desember 2015.
(ian)
Berita Terkait
Amerika Serikat Dituduh...
Amerika Serikat Dituduh sebagai Pencuri Minyak Suriah, Benarkah?
2 Kelompok Pemberontak...
2 Kelompok Pemberontak Suriah yang Didanai Amerika Serikat, Benarkah Dibuat untuk Perdamaian?
Suriah Diterima Kembali...
Suriah Diterima Kembali ke Liga Arab, Amerika Serikat Kesal
Apakah Amerika Serikat...
Apakah Amerika Serikat Danai Pemberontak Suriah Gulingkan Assad? Ini Jawabannya
Rudal Hantam Pangkalan...
Rudal Hantam Pangkalan Militer Amerika Serikat di Suriah
Amerika Serikat Tuduh...
Amerika Serikat Tuduh Rusia Mengacau Kawasan Mediterania
Berita Terkini
Delegasi Hamas ke Mesir...
Delegasi Hamas ke Mesir untuk Pembicaraan Fase Selanjutnya Gencatan Senjata Gaza
16 menit yang lalu
Israel Perluas Zona...
Israel Perluas Zona Kuning, Paksa Ribuan Warga Gaza Mengungsi Lagi
34 menit yang lalu
Penerbangan Netanyahu...
Penerbangan Netanyahu ke AS Melintasi Wilayah Udara Negara-negara Anggota ICC
1 jam yang lalu
Trump Cueki Netanyahu,...
Trump Cueki Netanyahu, Tetap Akan Jual Jet Tempur Siluman F-35 AS ke Turki
3 jam yang lalu
4 Alasan Jepang Kini...
4 Alasan Jepang Kini Jadi Aliansi Terpenting AS di Asia, Garda Terdepan Melawan Rusia dan China
4 jam yang lalu
Rusia Diduga Bantu Iran...
Rusia Diduga Bantu Iran Gempur Pangkalan AS, Trump Akan Tanya Langsung Putin
4 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved