Komisi PBB Belum Pastikan Jenis Gas dan Pelaku Serangan Kimia

Sabtu, 22 April 2017 - 14:30 WIB
Komisi PBB Belum Pastikan...
Komisi PBB Belum Pastikan Jenis Gas dan Pelaku Serangan Kimia
A A A
NEW YORK - Komisi PBB yang menyelidiki tuduhan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Suriah belum dapat memastikan jenis gas yang digunakan dalam serangan Idlib. Komisi tersebut hanya mengatakan bahwa serangan gas bersamaan dengan serangan udara di daerah tersebut.

Mengutip saksi mata, pakar dan data yang dipelajari, Komisi Penyelidik Independen Internasional PBB hanya mengatakan "gas syaraf" diluncurkan di kota Suriah, Khan Sheikhoun pada bulan April.

"Antara pukul 06:40 dan 7:00 pagi pada tanggal 4 April, serangkaian serangan udara menghantam kota Khan Shaykhun. Ini adalah sebuah konsensus," kata Ketua Komisi tersebut, Paulo Sergio Pinheiro.

"Serangan udara ini bertepatan dengan pelepasan gas kimia, kemungkinan sarin atau zat mirip sarin," tambah Pinheiro seperti dikutip dari Russia Today, Sabtu (22/4/2017).

Komisi tersebut juga belum dapat mengkonfirmasi siapa sebenarnya yang berada di balik dugaan serangan kimia tersebut, atau apa yang dilakukan oleh Angkatan Udara sehubungan dengan serangan tersebut.

"Kami tidak dalam posisi untuk mencapai sebuah kesimpulan. Komisi tidak bisa mengesampingkan sejumlah versi mengenai penyebab serangan gas saraf ini dan terus mengikuti petunjuk yang berbeda," kata Pinheiro.

Pinheiro mengakui bahwa komisi tersebut belum melakukan penyelidikan di lapangan. Selama ini pihaknya hanya mengandalkan informasi yang dimiliki oleh beberapa negara, sumber di kota Suriah yang dikuasai pemberontak serta bukti fotografi damn video.

"Kami sedang melakukan wawancara dengan saksi mata, ahli medis, militer, ahli senjata kimia sekaligus mengumpulkan dan menganalisis foto, video, citra satelit dan materi lainnya yang memeriksa semuanya untuk kredibilitas dan keakuratan," kata Pinheiro.

"Kami juga meminta beberapa negara untuk membagikan laporan mereka tentang kejadian tersebut," imbuhnya.

Sebanyak 100 orang diduga terbunuh dan beberapa ratus lainnya terluka dalam insiden 4 April tersebut. Amerika Serikat (AS) menyalahkan Damaskus. AS bahkan menuding Suriah telah menyebunyikan cadangan senjata kimia dari OPCW setelah berjanji akan menyerahkannya tahun 2013 lalu. Tuduhan itu mendapat dukungan dari sekutu AS di Eropa dan Timur Tengah.

Sementara Rusia mengatakan penyelidikan menyeluruh harus dilakukan sebelum ada kesimpulan yang tercapai. Penyelidikan itu termasuk pemeriksaan di tempat wilayah yang dikuasai pemberontak.

Namun, dewan eksekutif Organisasi Larangan Senjata Kimia (OPCW) menolak usulan dari Rusia dan Iran untuk memeriksa lokasi kejadian kimia di provinsi Idlib. Hal ini memicu kemarahan dari Moskow.
(ian)
Berita Terkait
Sekjen PBB Serukan Solusi...
Sekjen PBB Serukan Solusi Politik untuk Akhiri 11 Tahun Perang di Suriah
Sekjen PBB: Jika Bantuan...
Sekjen PBB: Jika Bantuan Dihentikan, Warga Suriah Hadapi Musim Dingin Mengerikan
57 Negara Didesak Pulangkan...
57 Negara Didesak Pulangkan 10.000 Wanita dan Anak ISIS di Kamp Suriah
Suriah Bersurat Kepada...
Suriah Bersurat Kepada PBB Keluhkan Serangan Israel
Suriah Desak PBB Ambil...
Suriah Desak PBB Ambil Langkah Tegas Terkait Serangan Udara Israel
PBB Singkirkan Bendera...
PBB Singkirkan Bendera Israel di Dataran Tinggi Golan Suriah
Berita Terkini
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
7 menit yang lalu
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
1 jam yang lalu
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
2 jam yang lalu
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
2 jam yang lalu
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
2 jam yang lalu
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
4 jam yang lalu
Infografis
Mematikan dan Presisi,...
Mematikan dan Presisi, Janji Israel pada Serangan Balasan ke Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved