Profesor AS: Tuduhan Gedung Putih soal Serangan Kimia Suriah Hoax

Kamis, 13 April 2017 - 07:59 WIB
Profesor AS: Tuduhan...
Profesor AS: Tuduhan Gedung Putih soal Serangan Kimia Suriah Hoax
A A A
WASHINGTON - Sebuah laporan singkat dideklasifikasi dari intelijen Gedung Putih tidak bisa membuktikan adanya serangan senjata kimia di Khan Sheikhoun, Idlib, yang dituduhkan terhadap pasukan Presiden Suriah Bashar al-Assad. Seorang profesor Amerika Serikat (AS) yang mempelajari laporan itu menyatakan bahwa tuduhan serangan senjata kimia oleh rezim Suriah palsu atau hoax.

Profesor yang mempelajari laporan intelijen AS itu adalah Theodore Postol dari Massachusetts Institute of Technology (MIT) . Profesor ini pada 2013 juga menentang klaim serangan kimia di Suriah.

Intelijen AS merilis laporan singkatnya pada hari Selasa lalu. Meski tak ada pernyataan bukti rezim Suriah melakukan serangan senjata kimia, tapi pemerintah Presiden Donald Trump tetap menuduh pasukan Assad menjatuhkan bom gas sarin terhadap warga sipil di Khan Sheikhoun, yang dikuasai pemberontak Suriah.

“Laporan berisi tidak ada bukti sama sekali bahwa serangan ini adalah hasil dari mesiu yang dijatuhkan dari pesawat terbang,” tulis Postol, yang mengkaji dalamm laporan 14 halaman yang diberikan kepada Russia Today.

”Saya percaya itu dapat ditunjukkan, tanpa diragukan lagi, bahwa dokumen itu tidak menyediakan bukti apapun bahwa pemerintah AS memiliki pengetahuan yang konkret bahwa pemerintah Suriah adalah sumber dari serangan kimia di Khan Sheikhun,” lanjut Postol.

”Saya hanya punya beberapa jam untuk segera meninjau laporan intelijen Gedung Putih. Tapi secara teliti cepat menunjukkan tanpa banyak analisis bahwa laporan ini tidak menjadi benar,” tulis Postol, yang dilansir Kamis (13/4/2017).

Sebelumnya, Presiden Rusia Vladmir Putin, juga meragukan tuduhan AS terhadap sekutunya itu. Putin menilai rezim Suriah dirancang untuk dituduh melakukan serangan senjata kimia sehingga Washington merasa berhak meluncurkan serangan rudal-rudal jelajah Tomahawk terhadap pangkalan udara Suriah di Shayrat, Homs.

Meski demikian, Menteri Pertahanan AS James Mattis kepada wartawan di Pentagon pada hari Selasa tetap yakin, rezim Assad sebagai pelaku serangan senjata kimia yang menurut laporan telah membunuh hingga 80 orang, termasuk bocah-bocah tak bersalah.

”Hal ini sangat jelas ada yang merencanakan serangan ini, yang berwenang yang melakukan serangan ini sendiri,” kata Mattis mengacu pada rezim Suriah.

Report by White House Alleging Proof of Syria as the Perpetrator of the Nerve Agent Attack in Khan Shaykhun... by RT America on Scribd

(mas)
Berita Terkait
Amerika Serikat Tuduh...
Amerika Serikat Tuduh Rusia Mengacau Kawasan Mediterania
Amerika Serikat Dituduh...
Amerika Serikat Dituduh sebagai Pencuri Minyak Suriah, Benarkah?
Rusia: AS Tolak Hadiri...
Rusia: AS Tolak Hadiri Pertemuan Bahas Situasi Suriah
Lavrov: Kehadiran Militer...
Lavrov: Kehadiran Militer AS di Suriah Persulit Upaya Rekonsiliasi
Rusia Sebut Tentara...
Rusia Sebut Tentara AS Coba Hadang Konvoi Militer Mereka di Suriah
Rusia-AS Dilaporkan...
Rusia-AS Dilaporkan Mulai Patroli Bersama di Suriah
Berita Terkini
Tembak Jatuh Helkopter...
Tembak Jatuh Helkopter Apache AS, Ini Pesan yang Hendak Disampaikan Iran
24 menit yang lalu
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
1 jam yang lalu
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
2 jam yang lalu
5 Fakta Krisis Timur...
5 Fakta Krisis Timur Tengah Membara, Apache Ditembak Jatuh hingga 3 Negara Arab Dirudal Iran
3 jam yang lalu
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
7 jam yang lalu
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
8 jam yang lalu
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved