Sempat Melunak, AS Kembali Bertekad Gulingkan Assad

Minggu, 09 April 2017 - 10:14 WIB
Sempat Melunak, AS Kembali...
Sempat Melunak, AS Kembali Bertekad Gulingkan Assad
A A A
WASHINGTON - Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk PBB, Nikki Haley menyatakan, ia melihat perubahan rezim di Suriah sebagai salah satu prioritas pemerintahan Trump di negara yang dilanda perang saudara itu. Hal itu diungkapkannya dalam wawancara.

"Mengalahkan ISIS, mendorong keluar pengaruh Iran dari Suriah, dan penggulingan Presiden Suriah Bashar al-Assad prioritas untuk Washington," kata Haley.

"Kami tidak melihat Suriah damai dengan Assad di sana," imbuhnya seperti dikutip dari Reuters, Minggu (9/4/2017).

Komentar itu merujuk pada apa yang dikatakannya sebelum AS menghantam sebuah pangkalan udara Suriah dengan 59 rudal Tomahawk. Serangan itu sebagai aksi balasan atas apa yang disebutnya sebagai serangan senjata kimia oleh pasukan Assad terhadap warga sipil Suriah.

"Anda memilih dan memutuskan sendiri pertempuran Anda dan ketika kita sedang melihat ini, ini tentang perubahan atas prioritas dan prioritas kami tidak lagi duduk di sana dan fokus untuk mendapatkan Assad keluar," kata Haley merujuk pada pernyataan ia sebelumnya, beberapa hari sebelum puluhan warga sipil Suriah tewas akibat senjata kimia.

Baca juga:
Melunak, AS Tidak Lagi Ngotot Minta Assad Lengser


Sikap berbeda ditunjukkan oleh Menteri Luar Negeri Rex Tillerson yang tampak bersikap lebih sabar dalam hal Assad. Ia mengatakan bahwa prioritas pertama Washington adalah mengalahkan ISIS.

"Setelah ancaman dari Negara Islam telah dikurangi atau dihilangkan, saya pikir kita bisa mengalihkan perhatian kita langsung ke menstabilkan situasi di Suriah,” kata Tillerson.

Tillerson mengatakan AS berharap dapat membantu bersama-sama membawa pihak-pihak yang berperang untuk memulai proses mengeluarkan solusi politik.

"Jika kita dapat mencapai gencatan senjata di zona stabilisasi di Suriah, maka saya percaya, kami berharap kami akan memiliki kondisi untuk memulai proses politik yang berguna,” kata Tillerson.
(ian)
Berita Terkait
Amerika Serikat Dituduh...
Amerika Serikat Dituduh sebagai Pencuri Minyak Suriah, Benarkah?
2 Kelompok Pemberontak...
2 Kelompok Pemberontak Suriah yang Didanai Amerika Serikat, Benarkah Dibuat untuk Perdamaian?
Suriah Diterima Kembali...
Suriah Diterima Kembali ke Liga Arab, Amerika Serikat Kesal
Apakah Amerika Serikat...
Apakah Amerika Serikat Danai Pemberontak Suriah Gulingkan Assad? Ini Jawabannya
Rudal Hantam Pangkalan...
Rudal Hantam Pangkalan Militer Amerika Serikat di Suriah
Amerika Serikat Tuduh...
Amerika Serikat Tuduh Rusia Mengacau Kawasan Mediterania
Berita Terkini
Takut dengan Ancaman...
Takut dengan Ancaman Iran, Netanyahu Diam-diam Terbang ke AS Temui Trump
11 menit yang lalu
10 Negara yang Menggunakan...
10 Negara yang Menggunakan Kalender Sendiri, Dipengaruhi Agama, Sejarah dan Dinasti
26 menit yang lalu
Media Iran Rilis Video...
Media Iran Rilis Video Cara Bunuh Ibu Negara AS Melania Trump, Secret Service Turun Tangan
1 jam yang lalu
China Membangun Replika...
China Membangun Replika Kapal Perang AS hingga Kantor Presiden Taiwan untuk Target Rudal
1 jam yang lalu
Mojtaba Khamenei kepada...
Mojtaba Khamenei kepada Hizbullah: Tak Ada Jalan Lain Selain Jihad Melawan AS dan Israel
2 jam yang lalu
Jeda Perang dan Gencatan...
Jeda Perang dan Gencatan Senjata Selalu Menguntungkan Iran, Ini 4 Alasannya
5 jam yang lalu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved