Barat Usulkan Resolusi PBB Soal Serangan Senjata Kimia Suriah
Rabu, 05 April 2017 - 11:20 WIB
Barat Usulkan Resolusi PBB Soal Serangan Senjata Kimia Suriah
A
A
A
NEW YORK - Amerika Serikat (AS), Prancis, dan Inggris mengajukan resolusi Dewan Keamanan (DK) PBB untuk mengutuk serangan senjata kimia yang diduga dilakukan oleh Suriah. Pada diplomat memprediksi kemungkinan hal itu akan diputuskan melakui mekanisme voting.
Ketiga negara menyalahkan pasukan Presiden Suriah Bashar al-Assad untuk serangan yang menewaskan puluhan orang termasuk 11 anak-anak. Militer Suriah membantah bertanggung jawab dan mengatakan tidak menggunakan senjata kimia.
Dalam draft resolusi itu, pemerintah Suriah dituntut memberikan akses penyelidikan internasional terhadap rencana dan catatan penerbangan pada Selasa malam. Suriah juga harus memberikan semua nama komandan skuadron helikopter dan menyediakan akses ke pangkalan udara di mana investigator percaya serangan menggunakan bahan kimia kemukingkan diluncurkan seperti dikutip dari Telegraph, Rabu (5/4/2017).
Resolusi meminta Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres memberikan laporan bulanan apakah pemerintah Suriah bekerja sama dalam penyelidikan internasional dan misi pencari fakta.
"Resolusi ini mengungkapkan kemarahan bahwa individu terus tewas dan terluka oleh senjata kimia di Suriah, dan menyatakan tekad bahwa mereka yang bertanggung jawab harus mempertanggungjawabkan," bunyi resolusi itu.
Belum diketahui dengan pasti bagaimana sikap Rusia, sekutu Assad, dan China atas langkah tersebut. Pada bulan Februari, Rusia yang didukung oleh China, untuk ketujuh kalinya memveto upaya Barat untuk menjatuhkan sanksi kepada Assad.
Sementara itu mediator PBB untuk konflik Suriah, Staffan de Mistura mengatakan, serangan kimia melalui udara tersebut sebagai sesuatu yang mengerikan.
Ketiga negara menyalahkan pasukan Presiden Suriah Bashar al-Assad untuk serangan yang menewaskan puluhan orang termasuk 11 anak-anak. Militer Suriah membantah bertanggung jawab dan mengatakan tidak menggunakan senjata kimia.
Dalam draft resolusi itu, pemerintah Suriah dituntut memberikan akses penyelidikan internasional terhadap rencana dan catatan penerbangan pada Selasa malam. Suriah juga harus memberikan semua nama komandan skuadron helikopter dan menyediakan akses ke pangkalan udara di mana investigator percaya serangan menggunakan bahan kimia kemukingkan diluncurkan seperti dikutip dari Telegraph, Rabu (5/4/2017).
Resolusi meminta Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres memberikan laporan bulanan apakah pemerintah Suriah bekerja sama dalam penyelidikan internasional dan misi pencari fakta.
"Resolusi ini mengungkapkan kemarahan bahwa individu terus tewas dan terluka oleh senjata kimia di Suriah, dan menyatakan tekad bahwa mereka yang bertanggung jawab harus mempertanggungjawabkan," bunyi resolusi itu.
Belum diketahui dengan pasti bagaimana sikap Rusia, sekutu Assad, dan China atas langkah tersebut. Pada bulan Februari, Rusia yang didukung oleh China, untuk ketujuh kalinya memveto upaya Barat untuk menjatuhkan sanksi kepada Assad.
Sementara itu mediator PBB untuk konflik Suriah, Staffan de Mistura mengatakan, serangan kimia melalui udara tersebut sebagai sesuatu yang mengerikan.
(ian)