Raja Bahrain Setuju Pengadilan Militer untuk Adili Warga Sipil

Selasa, 04 April 2017 - 16:09 WIB
Raja Bahrain Setuju...
Raja Bahrain Setuju Pengadilan Militer untuk Adili Warga Sipil
A A A
MANAMA - Raja Bahrain Hamad bin Isa Al Khalifa menyetujui undang-undang yang memungkinkan warga sipil untuk diadili di pengadilan militer. Keputusan Raja Hamad ini dikecam kelompok HAM yang menyebutnya sebagai “bencana”.

Pemimpin Bahrain tersebut telah menyetujui amandemen konstitusi pada hari Senin. Menurut pengumuman yang dilansir kantor berita Bahrain, BNA, warga sipil yang diadili di pengadilan militer hanya untuk kasus terorisme.

Parlemen Bahrain sudah lebih dulu memberikan persetujuan undang-undang tersebut pada bulan lalu.

Pemerintah Kerajaan Bahrain mengklaim undang-undang itu diperlukan untuk memerangi terorisme. Sejumlah kelompok HAM, termasuk Amnesty International mengecam langkah Raja Bahrain. Amnesty menggambarkan keputusan itu sama halnya menempatkan Bahrain dalam kondisi darurat militer.

“Hukum ini dapat digunakan untuk setiap kritikus yang dianggap menjadi ancaman bagi keamanan nasional Bahrain atau aktivis damai,” kata Amnesty dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip AFP, Selasa (4/4/2017).

”Untuk menghindari kemunduran untuk hari-hari gelap darurat militer, amandemen (konstitusi) harus dicabut. Otoritas Bahrain harus melakukan reformasi yang serius terkait hukum dan sistem peradilan, yang sejalan dengan kewajiban mereka di bawah hukum internasional,” lanjut kelompok HAM itu.

Persetujuan Raja Bahrain soal amandemen konstitusi ini merupakan langkah terbaru dalam serangkaian langkah yang diimplementasikan sejak bulan April 2016, yang bertujuan untuk menindak lawan-lawan politik di kerajaan. Rangkaian kebijakan itu telah membuat para aktivis masuk penjara dan beberapa di antaranya dipaksa tinggal di pengasingan.
(mas)
Berita Terkait
Giliran Akun Medsos...
Giliran Akun Medsos Asosiasi Sepakbola Bahrain Kena Serangan Siber
Perdana Menteri Bahrain...
Perdana Menteri Bahrain Meninggal Dunia
5 Fakta Mengejutkan...
5 Fakta Mengejutkan Bahrain Adalah Sahabat Dekat Israel
Raja Bahrain Tunjuk...
Raja Bahrain Tunjuk Putra Mahkota Salman Al Khalifa sebagai PM Baru
Protes Penindasan dan...
Protes Penindasan dan Bantu AS Serang Iran, Warga Syiah Mulai Melawan di Bahrain
Pasca Menormalkan Hubungan,...
Pasca Menormalkan Hubungan, Bahrain Buka Kedutaan di Israel
Berita Terkini
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
1 jam yang lalu
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
2 jam yang lalu
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
3 jam yang lalu
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
4 jam yang lalu
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
5 jam yang lalu
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
6 jam yang lalu
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved