Pria Asal Kyrgyztan Diduga Pelaku Serangan Bom St Petersburg

Selasa, 04 April 2017 - 14:55 WIB
Pria Asal Kyrgyztan...
Pria Asal Kyrgyztan Diduga Pelaku Serangan Bom St Petersburg
A A A
MOSKOW - Seorang pria asal Kyrgyztan berusia 22 tahun diduga sebagai pelaku serangan bom di kereta bawah tanah di St Petersburg. Dia diduga menjadi pelaku bom bunuh diri.

Ledakan bom di kereta bawah tanah di stasiun metro Tekhnologichesky Institut pada hari Senin sore menewaskan 11 orang dan melukai sekitar 45 orang lainnya.

Foto paspor pria asal Kyrgyztan itu telah diterbitkan sejumlah media Rusia. Namun, laporan lain menyebut tersangka juga memiliki kewarganegaraan Rusia serta mempunyai paspor Rusia.

Nama tersangka belum diungkap baik oleh pemerintah Rusia. Namun, dari rekaman CCTV, pria itu tampak mengenakan jaket merah dan topi beanie biru. Dia juga membawa ransel di punggungnya.

Juru bicara Komite Negara Kyrgyztan untuk Keamanan Nasional (GKNB) Rahat Sulaimanov kepada Interfax, Selasa (4/4/2017) mengatakan warga Rusia asal Kyrgyztan menjadi sosok di balik ledakan di Petersburg.

”Seseorang asal Kyrgyztan, (yang) sekarang menjadi warga negara Rusia, adalah pelaku yang mungkin melakukan serangan di metro St Petersburg pada tanggal 3 April,” ujar Sulaimanov.

Sulaimanov menambahkan bahwa layanan khusus kedua negara telah bekerjasama untuk menyelidiki kasus tersebut.

Sementara itu, Pemerintah Kazakhstan membantah bahwa salah satu warganya berada di balik serangan bom di St Petersburg. Bantahan ini muncul setelah warga Kazakhstan disebut media-media Rusia terlibat dalam serangan.

”Sebelumnya, media melaporkan bahwa seorang warga negara Kazakhstan, Aryshev Maksim, lahir pada tahun 1996, diduga terlibat dalam ledakan itu. Saya ingin mengatakan bahwa informasi ini tidak benar,” kata Nurgali Bilisbekov, pejabat Komite Keamanan Nasional Kazakhstan.
(mas)
Berita Terkait
Rusia: Kyrgyzstan dalam...
Rusia: Kyrgyzstan dalam Kekacauan dan Perlu Distabilkan
Tak Lagi Relevan, Kyrgyzstan...
Tak Lagi Relevan, Kyrgyzstan Robohkan Patung Lenin yang Menjulang Tinggi
Kekacauan Terus Berlanjut,...
Kekacauan Terus Berlanjut, Presiden Kyrgyzstan Siap Mengundurkan Diri
Demo Berlanjut, Presiden...
Demo Berlanjut, Presiden Kyrgyzstan Umumkan Keadaan Darurat
Parlemen Kyrgyzstan...
Parlemen Kyrgyzstan Tunjuk PM Baru Saat Pasukan Dikerahkan ke Bishkek
Oposisi Kyrgyzstan Terpecah...
Oposisi Kyrgyzstan Terpecah Cari Pengganti Perdana Menteri
Berita Terkini
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
5 menit yang lalu
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
40 menit yang lalu
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
1 jam yang lalu
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
2 jam yang lalu
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
3 jam yang lalu
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
4 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved