Hindari Pertumpahan Darah, Presiden Kyrgyzstan Mengundurkan Diri

Jum'at, 16 Oktober 2020 - 01:48 WIB
loading...
Hindari Pertumpahan...
Presiden Kyrgyzstan, Sooronbai Jeenbekov, mengundurkan diri menyusul aksi protes atas pemilu parlemen yang disengketakan. Foto/AP
A A A
BISHKEK - Presiden Kyrgyzstan , Sooronbai Jeenbekov, mengundurkan diri menyusul aksi protes atas pemilu parlemen yang disengketakan. Ini untuk ketiga kalinya dalam 15 tahun terakhir pemimpin negara di Asia Tengah itu digulingkan oleh pemberontakan rakyat.

Jeenbekov, yang mendapat tekanan untuk mundur dari protes dan beberapa politisi oposisi termasuk perdana menteri baru, telah menolak seruan untuk mundur sehari sebelumnya. Namun dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh kantornya, dia mengatakan bahwa dia takut akan terjadi kekerasan jika dia tetap berkuasa, mengingat para pengunjuk rasa berhadapan dengan polisi dan militer.

“Dalam hal ini, darah akan tertumpah. Itu tidak bisa dihindari,” kata pernyataan itu.

"Saya tidak ingin tercatat dalam sejarah sebagai presiden yang menumpahkan darah dan menembak warganya sendiri," sambung pernyataan itu seperti dilansir dari Associated Press, Jumat (16/10/2020).

Jeenbekov mengatakan situasi di Bishkek "tetap tegang" dan dia tidak ingin meningkatkan ketegangan itu. Ia mendesak politisi oposisi agar pendukung mereka tidak turun ke jalan dan membawa kehidupan damai kembali kepada rakyat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tak Lagi Relevan, Kyrgyzstan...
Tak Lagi Relevan, Kyrgyzstan Robohkan Patung Lenin yang Menjulang Tinggi
Negara Mayoritas Muslim...
Negara Mayoritas Muslim Ini Perintahkan Tutup Seluruh Rumah Bordil
Sudah Jadi Basis Rusia,...
Sudah Jadi Basis Rusia, Kyrgyzstan Ogah Jadi Pangkalan AS
Seorang Pengantin Perempuan...
Seorang Pengantin Perempuan Diculik dan Dibunuh, Protes Besar Guncang Kyrgyzstan
Parlemen Kyrgyzstan...
Parlemen Kyrgyzstan Tunjuk PM Baru Saat Pasukan Dikerahkan ke Bishkek
Mantan Presiden Kyrgyzstan...
Mantan Presiden Kyrgyzstan Atambayev Selamat dari Upaya Pembunuhan
Kisah Pasukan Daulah...
Kisah Pasukan Daulah Abbasiyah Melawan Tentara China dalam Perang Talas
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur 21 Target Militer hingga Pangkalan di Yordania
SpaceX Pecahkan Rekor...
SpaceX Pecahkan Rekor IPO Terbesar Sepanjang Sejarah, Raup Dana Rp1.335 Triliun
Rekomendasi
Tepis Ada Pembagian...
Tepis Ada Pembagian Keuntungan Program MBG ke Presiden, Kepala BGN: Hoaks
Kemendagri Percepat...
Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten di Sultra
Kasus Sertifikasi K3,...
Kasus Sertifikasi K3, KPK Telusuri Aliran Uang ke Pihak Kemnaker
Berita Terkini
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
Tak Ingin Bernasib seperti...
Tak Ingin Bernasib seperti Ukraina, Polandia Operasikan Jet Tempur Siluman
Infografis
9 Manfaat Rebusan Daun...
9 Manfaat Rebusan Daun Beluntas, Bantu Kendalikan Kadar Gula Darah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved