Sekjen PBB Kutuk Persetujuan Pemukiman Baru Israel

Sabtu, 01 April 2017 - 00:08 WIB
Sekjen PBB Kutuk Persetujuan...
Sekjen PBB Kutuk Persetujuan Pemukiman Baru Israel
A A A
NEW YORK - Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB, Antonio Guterres, kecewa dan khawatir dengan keputusan Israel untuk membangun pemukiman baru di tanah Palestina. Hal itu diungkapkan oleh juru bicara Guterres.

"Sekretaris Jenderal telah secara konsisten menekankan bahwa tidak ada Rencana B untuk Israel dan Palestina untuk hidup bersama dalam damai dan keamanan," kata juru bicara U.N. Stephane Dujarric dalam sebuah pernyataan.

"Dia mengutuk semua tindakan sepihak bahwa, seperti yang sekarang, mengancam perdamaian dan melemahkan solusi dua negara," imbuhnya seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (1/4/2017).

Sebelumnya, Palestina angkat bicara mengenai keputusan Israel untuk membangun pemukiman Yahudi baru di kawasan Tepi Barat. Keputusan ini adalah yang pertama dibuat Israel dalam kurun waktu 20 tahun terakhir.

Anggota Komite Eksekutif Organisasi Pembebasan Palestina, Hanan Ashrawi menyatakan, keputusan ini kembali menunjukan Israel tidak peduli dengan perdamaian di kawasan, dan lebih memperdulikan tuntutan yang dibuat oleh penghuni pemukiman.

Baca juga:
Palestina: Israel Kembali Buktikan Tak Peduli pada Perdamaian


Kabinet keamanan Israel menyetujui pembangunan pemukiman baru pertama di Tepi Barat yang diduduki dalam dua dekade. Bahkan sebagai Perdana Menteri Benjamin Netanyahu melakukan negosiasi dengan Washington atas kemungkinan aktivitas pemukiman.

Baca juga:
Pemerintah Israel Setujui Permukiman Baru Pertama Setelah 20 Tahun


Sebagian besar negara melihat aktivitas permukiman Israel sebagai tindakan ilegal dan hambatan bagi perdamaian. Israel tidak setuju, mengutip kitab suci dan sejarah tanah itu diakuisis pada perang Timur Tengah 1967, serta masalah keamanan.

Pada bulan Desember lalu, Dewan Keamanan PBB mengadopsi sebuah resolusi yang menuntut menghentikan pembangunan pemukiman.
(ian)
Berita Terkait
Lebih dari 100 Negara...
Lebih dari 100 Negara Berani Melawan Israel
Panik Dibombardir Iran,...
Panik Dibombardir Iran, Israel Minta Dewan Keamanan PBB Rapat Darurat
PBB Didesak untuk Menyelidiki...
PBB Didesak untuk Menyelidiki Israel yang Melakukan Kejahatan Perang di Jalur Gaza
Apa Itu Daftar Hitam...
Apa Itu Daftar Hitam PBB dan Apa Pengaruhnya? Simak Penjelasan Lengkapnya
PBB Selidiki Video Adegan...
PBB Selidiki Video Adegan Seks dalam Mobil Dinas di Israel
TAK BISA MENGELAK! Bukti...
TAK BISA MENGELAK! Bukti Nyata Zionis Incar Pasukan UNIFIL Terungkap di Siaran Langsung!
Berita Terkini
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
19 menit yang lalu
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
40 menit yang lalu
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
2 jam yang lalu
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
3 jam yang lalu
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
4 jam yang lalu
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
4 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved