Lebih dari 100 Negara Berani Melawan Israel

Minggu, 13 Oktober 2024 - 15:02 WIB
loading...
Lebih dari 100 Negara...
Lebih dari 100 negara berani melawan Israel. Foto/Humanium
A A A
WASHINGTON - Lebih dari 100 negara anggota PBB telah menandatangani surat yang mendukung kepala organisasi tersebut, Antonio Guterres, yang mengecam keputusan pemerintah Israel untuk melarangnya memasuki negara tersebut.

Petisi tersebut diprakarsai oleh Cile setelah Israel menyatakan sekretaris jenderal PBB sebagai persona non grata pada tanggal 2 Oktober, menuduhnya gagal untuk "mengutuk dengan tegas" Iran.

Setelah serangan Iran, Guterres menyatakan bahwa ia "sangat prihatin dengan meningkatnya konflik di Lebanon," dan mengutuk meningkatnya konflik Timur Tengah dengan "eskalasi demi eskalasi."

Ia kemudian mengatakan bahwa "seharusnya sudah jelas" bahwa ia mengutuk "serangan rudal besar-besaran kemarin oleh Iran terhadap Israel."

Baca Juga: Menguji Keberanian Israel Menyerang Iran

Dalam surat yang dirilis oleh Kementerian Luar Negeri Chili pada hari Jumat, yang dilaporkan ditandatangani oleh koalisi 104 negara PBB dan Uni Afrika, para anggota menyatakan "kekhawatiran yang mendalam" dan "kecaman atas pernyataan terbaru dari Menteri Luar Negeri Israel," dengan alasan bahwa "tindakan tersebut merusak kemampuan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk melaksanakan mandatnya, yang mencakup mediasi konflik dan pemberian dukungan kemanusiaan."

"Di Timur Tengah, hal ini dapat menunda berakhirnya semua permusuhan dan menghambat pembentukan jalur yang kredibel menuju solusi dua negara," kata surat itu, seraya menambahkan bahwa pekerjaan Guterres "tetap penting untuk memastikan dialog, memfasilitasi upaya kemanusiaan, dan mempromosikan perdamaian dan stabilitas di seluruh dunia."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Mencapai 920 Orang, Pencarian Korban Masih Berlangsung
Pengadilan Kriminal...
Pengadilan Kriminal Internasional Bekukan Uang Eks Presiden Filipina Duterte
Rekomendasi
HKBP 165 Padel Series...
HKBP 165 Padel Series III Bekasi Tarik Antusias 140 Peserta, Siap Berlanjut ke Bandung
AEF/MANTENA Cup 2026...
AEF/MANTENA Cup 2026 Dorong Prestasi Berkuda dan Sport Tourism Indonesia
Kemenhaj Sebut 90% Jemaah...
Kemenhaj Sebut 90% Jemaah Haji Sudah Tiba di Tanah Air
Berita Terkini
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
Pesawat Jatuh di Prancis,...
Pesawat Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
5 Fakta Kim Jong-un...
5 Fakta Kim Jong-un Enggan Berbicara tentang Ibunya, Dijuluki Anak Haram dari Seorang Selir
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
Infografis
15 Negara dengan Militer...
15 Negara dengan Militer Terkuat di Dunia 2025, Indonesia Ungguli Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved