Oposisi Suriah Desak Assad Segera Mundur
Selasa, 28 Maret 2017 - 22:28 WIB
Oposisi Suriah Desak Assad Segera Mundur
A
A
A
DAMASKUS - Komite Tinggi Negosiasi (HNC), yang merupakan koalisi kelompok oposisi Suriah kembali mendesak Presiden Suriah Bashar al-Assad untuk mundur dari jabatannya saat ini. Menurut kelompok oposisi, mundurnya Assad adalah salah satu kunci untuk penyelesaian konflik di Suriah.
Desakan tersebut disampaikan pihak oposisi saat melakukan pertemuan dengan utusan khusus Sekretaris Jenderal PBB untuk Suriah, Ramzi Izz Eddin Ramzi. Pihak oposisi menuturkan, mereka sudah memberikan dokumen mengenai proses politik paska mundurnya Assad.
"Kami terus membahas periode politik dan deklarasi konstitusional yang akan berlaku di masa transisi. Semua ini tercermin dalam dokumen kita. Hari ini, kami memiliki diskusi rinci dan saya berharap akan ada pembahasan lebih lanjut dalam beberapa hari mendatang," kata ketua Komite Tinggi Negosiasi (HNC), Nasr al-Hariri
“Kami menegaskan kembali pada awal pertemuan aspek kunci dari proses politik adalah pengunduran diri dari Bashar Assad dan semua orang yang mengambil bagian dalam kejahatan terhadap rakyat Suriah,” sambungnya, seperti dilansir Al Arabiya pada Selasa (28/3).
Assad sendiri sebelumnya menyatakan, pihaknya siap membahas perubahan konstitusi di Suriah dalam pertemuan di Jenewa pekan depan. "Kami siap untuk mendiskusikan apa pun, termasuk konstitusi. Tetapi, kita perlu melihat siapa yang akan berada di Jenewa, mereka akan membahas dokumen yang sama atau tidak," ucap Assad.
Desakan tersebut disampaikan pihak oposisi saat melakukan pertemuan dengan utusan khusus Sekretaris Jenderal PBB untuk Suriah, Ramzi Izz Eddin Ramzi. Pihak oposisi menuturkan, mereka sudah memberikan dokumen mengenai proses politik paska mundurnya Assad.
"Kami terus membahas periode politik dan deklarasi konstitusional yang akan berlaku di masa transisi. Semua ini tercermin dalam dokumen kita. Hari ini, kami memiliki diskusi rinci dan saya berharap akan ada pembahasan lebih lanjut dalam beberapa hari mendatang," kata ketua Komite Tinggi Negosiasi (HNC), Nasr al-Hariri
“Kami menegaskan kembali pada awal pertemuan aspek kunci dari proses politik adalah pengunduran diri dari Bashar Assad dan semua orang yang mengambil bagian dalam kejahatan terhadap rakyat Suriah,” sambungnya, seperti dilansir Al Arabiya pada Selasa (28/3).
Assad sendiri sebelumnya menyatakan, pihaknya siap membahas perubahan konstitusi di Suriah dalam pertemuan di Jenewa pekan depan. "Kami siap untuk mendiskusikan apa pun, termasuk konstitusi. Tetapi, kita perlu melihat siapa yang akan berada di Jenewa, mereka akan membahas dokumen yang sama atau tidak," ucap Assad.
(esn)