Protes Larangan Laptop, Tunisia Panggil Dubes Inggris

Sabtu, 25 Maret 2017 - 12:30 WIB
Protes Larangan Laptop,...
Protes Larangan Laptop, Tunisia Panggil Dubes Inggris
A A A
TUNIS - Tunisia memanggil duta besar Inggris untuk memprotes larangan perangkat eletronik pada penerbangan ke Inggris. Inggris sebelumnya berencana mengikuti jejak Amerika Serikat (AS) yang melarang perangkat elektronik yang lebih besar dari ponsel dibawa ke dalam pesawat.

Baca juga:
Giliran Inggris Larang Penumpang Pesawat Bawa Laptop


Kepala kementerian luar negeri untuk urusan Eropa, Mohamed Mezghani, mengatakan Dubes Inggris untuk Tunisia Louise de Sousa mengaku terkejut. Ia menyatakan tidak diajak berkonsultasi atau diberitahu tentang keputusan tersebut.

"Larangan perangkat elektronik besar tidak bisa dibenarkan dan tidak mencerminkan situasi keamanan di Tunisia," kata Mezghani seperti dikutip dari New Arab, Sabtu (25/3/2017).

Mezghani juga mengutip laporan Organisasi Penerbangan Sipil Internasional pada 2016 yang mengatakan bandara di Tunisia sebagai salah satu "paling aman" di dunia.

Tunisia telah diguncang serangkaian serangan militan mematikan sejak pemberontakan 2011. Salah satunya pada Juni 2015, seorang bersenjata mengamuk di sebuah resor. Sedikitnya 38 tewas, termasuk 30 wisatawan Inggris. ISIS mengklaim sebagai dalang serangan tersebut.

Mulai Sabtu, penumpang pada penerbangan ke AS dan Inggris dari hub utama di Turki dan dunia Arab harus menjalani pemeriksaan terhadap perangkan yang lebih besar dari smartphone, termasuk laptop dan tablet. AS dan Inggris mengutip informasi intelijen yang menunjukkan jet penumpang dapat menjadi target bahan peledak yang ditanam di perangkat tersebut.

Larangan AS mempengaruhi sembilan penerbangan dari delapan negara: Turki, Maroko, Yordania, Mesir, Uni Emirat Arab, Qatar, Arab Saudi dan Kuwait.

Baca juga:
AS Akan Larang Penumpang Maskapai Asing Bawa Laptop


Sementara Inggris menargetkan penerbangan dari Mesir, Turki, Yordania, Arab Saudi, Tunisia dan Lebanon.
(ian)
Berita Terkait
Presiden Tunisia Saied...
Presiden Tunisia Saied Tunjuk Perdana Menteri Perempuan Pertama
Setelah PM, Presiden...
Setelah PM, Presiden Tunisia Juga Pecat Menhan dan Menteri Kehakiman
AS Desak Presiden Tunisia...
AS Desak Presiden Tunisia Segera Bentuk Pemerintahan yang Jujur
Presiden Tunisia Sebut...
Presiden Tunisia Sebut Negaranya Dijalankan oleh Mafia
Aksinya Dituduh Kudeta,...
Aksinya Dituduh Kudeta, Ini Jawaban Presiden Tunisia Kais Saied
Turki Kutuk ‘Kudeta’...
Turki Kutuk ‘Kudeta’ di Tunisia, Dianggap Tidak Sah dan Mengkhawatirkan
Berita Terkini
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
15 menit yang lalu
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
1 jam yang lalu
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
2 jam yang lalu
Menlu Iran dan Pemimpin...
Menlu Iran dan Pemimpin Hamas di Gaza Bahas Perkembangan Terkini Palestina
3 jam yang lalu
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
4 jam yang lalu
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
4 jam yang lalu
Infografis
AS Tolak Rencana Inggris...
AS Tolak Rencana Inggris untuk Kirim Pasukan ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved