Selidiki Kejahatan ISIS, Irak Tidak Butuh Bantuan PBB
Sabtu, 11 Maret 2017 - 16:24 WIB
Selidiki Kejahatan ISIS, Irak Tidak Butuh Bantuan PBB
A
A
A
NEW YORK - Irak akan menilai bantuan apa yang mungkin diperlukan untuk mengumpulkan dan menyimpan bukti kejahatan ISIS. Meski begitu, Irak belum memutuskan apakah memerlukan bantuan PBB atau tidak.
"Kami tidak ingin orang-orang memberitahu kami apa yang kami butuhkan, kami akan memberitahu mereka apa yang kami butuhkan," kata Dubes Irak untuk PBB Mohamed Ali Alhakim.
"Mari kita mendapatkannya dari Uni Eropa, mari kita mendapatkannya dari Inggris, mari kita mendapatkannya dari AS. Bantuan teknis bisa Anda dapatkan dari mana saja, Anda tidak perlu resolusi Dewan Keamanan untuk mendapatkan bantuan teknis," katanya lagi seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (11/3/2017).
Alhakim mengatakan Perdana Menteri Irak, Haider al-Abadi akan memutuskan apakah akan meminta bantuan PBB atau tidak.
Inggris sedang menyiapkan resolusi Dewan Keamanan (DK) PBB untuk melakukan penyelidikan guna mengumpulkan dan menyimpan bukti penuntutan di masa depan. Namun hal itu membutuhkan persetujuan Irak dengan mengirimkan surat secara resmi kepada DK PBB.
"Kami ingin pemerintah Irak untuk mengirim (surat) sesegera mungkin. Jalan terbaik dengan persetujuan penuh dan atas permintaan pemerintah Irak. Ada cara lain untuk melakukan hal ini jika jalan tersebut tidak disetujui," kata U.N. Duta Besar Inggris Matthew Rycroft yang menjadi presiden DK PBB.
Sebelumnya, pengacara HAM internasional Amal Clooney meminta PBB melakukan penyelidikan terhadap kejahatan kemanusiaan yang dilakukan oleh ISIS. Ia juga meminta agar pemerintah Irak memberika izin untuk PBB melakukan penyelidikan.
Baca juga:
Pengacara HAM: Jangan Biarkan ISIS Lolos dari Kejahatan Genosida
"Kami tidak ingin orang-orang memberitahu kami apa yang kami butuhkan, kami akan memberitahu mereka apa yang kami butuhkan," kata Dubes Irak untuk PBB Mohamed Ali Alhakim.
"Mari kita mendapatkannya dari Uni Eropa, mari kita mendapatkannya dari Inggris, mari kita mendapatkannya dari AS. Bantuan teknis bisa Anda dapatkan dari mana saja, Anda tidak perlu resolusi Dewan Keamanan untuk mendapatkan bantuan teknis," katanya lagi seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (11/3/2017).
Alhakim mengatakan Perdana Menteri Irak, Haider al-Abadi akan memutuskan apakah akan meminta bantuan PBB atau tidak.
Inggris sedang menyiapkan resolusi Dewan Keamanan (DK) PBB untuk melakukan penyelidikan guna mengumpulkan dan menyimpan bukti penuntutan di masa depan. Namun hal itu membutuhkan persetujuan Irak dengan mengirimkan surat secara resmi kepada DK PBB.
"Kami ingin pemerintah Irak untuk mengirim (surat) sesegera mungkin. Jalan terbaik dengan persetujuan penuh dan atas permintaan pemerintah Irak. Ada cara lain untuk melakukan hal ini jika jalan tersebut tidak disetujui," kata U.N. Duta Besar Inggris Matthew Rycroft yang menjadi presiden DK PBB.
Sebelumnya, pengacara HAM internasional Amal Clooney meminta PBB melakukan penyelidikan terhadap kejahatan kemanusiaan yang dilakukan oleh ISIS. Ia juga meminta agar pemerintah Irak memberika izin untuk PBB melakukan penyelidikan.
Baca juga:
Pengacara HAM: Jangan Biarkan ISIS Lolos dari Kejahatan Genosida
(ian)