Warga Malaysia Disandera Korut, PM Najib Serukan Persatuan

Jum'at, 10 Maret 2017 - 16:17 WIB
Warga Malaysia Disandera...
Warga Malaysia Disandera Korut, PM Najib Serukan Persatuan
A A A
KUALA LUMPUR - Perdana Menteri Malaysia Najib Razak menyerukan persatuan ditengah usahanya membawa pulang sembilan warganya yang terjebak di Korea Utara (Korut). Ia juga memperingatkan Pyongyang untuk tidak menyalahgunakan kemurahan hati Malaysia.

Dalam sebuah postingan di blog, Najib mengatakan Malaysia akan jatuh kembali pada pengalaman menangani krisis seperti hilangnya Malaysia Airlines MH370 secara misterius. Sejumlah negara terlibat dalam pencarian pesawat dan seluruh penumpang serta kru yang hingga kini masih belum diketahui nasibnya.

"Saya ingin menyerukan kepada semua warga Malaysia, termasuk para pemimpin pemerintah dan oposisi, untuk bersatu dalam memberikan dukungan penuh terhadap semua upaya yang sedang berlangsung untuk menyelesaikan masalah ini," kata Najib.

"Malaysia selalu memastikan hubungan baik dengan semua negara. Namun ini bukan berarti salah satu dari mereka dapat menyalahgunakan sikap baik yang diberikan Malaysia ini dan melanggar hukum negara kita, atau melakukan apa yang mereka inginkan tanpa menghormati Malaysian sebagai bangsa yang berdaulat," imbuhnya seperti dikutip dari Reuters, Jumat (10/3/2017).

Najib, yang mengatakan negosiasi dengan Pyongyang akan dilakukan secara tertutup, juga menyerukan doa nasional untuk keselamatan warga Malaysia dilarang meninggalkan Korut.

Kemarin, Najib mengatakan Korut telah menjamin keamanan warga Malaysia yang dilarang meninggalkan negara itu. Sebelumnya dua karyawan PBB asal Malaysia telah meninggalkan negara itu di tengah kemungkinan eskalasi diplomatik kedua negara tetap berlangsung.

Malaysia adalah salah satu dari sedikit negara yang selama puluhan tahun mempunyai hubungan dengan Korut yang terisolasi. Tapi hubungan ini terjun bebas pasca pembunuhan Kim Jong-nam. Malaysia menarik utusannya dari Pyongyang dan mengusir duta besar Korut.

Korut lantas melarang warga Malaysia meninggalkan negara itu pada Selasa lalu. Tindakan ini memicu tindakan serupa dari Malaysia yang semakin memperburuk hubungan kedua negara terkait penyelidikan pembunuhan Kim Jong-nam, yang tewas pada 13 Februari lalu.
(ian)
Berita Terkait
Malaysia-Korea Utara...
Malaysia-Korea Utara Putus Hubungan Diplomatik
Disaksikan Kim Jong...
Disaksikan Kim Jong Un, Begini Dahsyatnya Kekuatan Artileri Militer Korea Utara
Korut Bersiap Putuskan...
Korut Bersiap Putuskan Hubungan dengan Malaysia, Sebut Malaysia Jahat
Malaysia Sesalkan Keputusan...
Malaysia Sesalkan Keputusan Korut Putus Hubungan Diplomatik
Respon Pemutusan Hubungan...
Respon Pemutusan Hubungan Diplomatik, Malaysia Minta Diplomat Korut Tinggalkan Kuala Lumpur
Siap Perang Lawan Korsel,...
Siap Perang Lawan Korsel, 1,4 Juta Anak Muda Korut Daftar Tentara
Berita Terkini
Tak Ada Jalan Keluar,...
Tak Ada Jalan Keluar, 6 Pilihan Strategi Trump saat Perang Iran Makin Memburuk
58 menit yang lalu
Rudal Iran Makin Akurat...
Rudal Iran Makin Akurat Gempur Pangkalan AS, Benar Canggih atau Dibantu Rusia dan China?
1 jam yang lalu
Mata-matai Para Pemimpin...
Mata-matai Para Pemimpin Rusia, Swedia Dirikan Biro Intelijen seperti MI6
2 jam yang lalu
Menghilang 27 Tahun,...
'Menghilang' 27 Tahun, Kapal Perang Nuklir 28.000 Ton Rusia Bersiap untuk Tempur Lagi
2 jam yang lalu
Komandan CENTCOM Klaim...
Komandan CENTCOM Klaim Serangan AS di sekitar Hormuz Tidak Efektif, kecuali Perang Besar-besaran
3 jam yang lalu
Penembakan Massal Guncang...
Penembakan Massal Guncang Festival Makanan AS, 3 Orang Tewas, 4 Luka
4 jam yang lalu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved