Tolak Kehadiran Iran di Suriah, Netanyahu Temui Putin
Senin, 06 Maret 2017 - 01:15 WIB
Tolak Kehadiran Iran di Suriah, Netanyahu Temui Putin
A
A
A
YERUSALEM - Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan ia akan bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskow. Netanyahu berniat untuk menyuarakan sikap oposisi pemimpin Israel terhadap upaya Iran untuk membangun basis militer permanen di Suriah.
"Dalam kerangka (perjanjian damai di masa depan) atau bukan, Iran berusaha untuk membangun basisnya secara permanen di Suriah baik melalui kehadiran militer di darat atau kehadiran angkatan laut, dan juga melalui upaya bertahap untuk membuka front terhadap kami di Dataran Tinggi Golan," tutur Netanyahu.
"Saya akan mengungkapkan kepada Presiden Putin sikap oposisi yang kuat Israel untuk kemungkinan ini," sambungnya seperti dikutip dari Reuters, Senin (6/3/2017).
Netanyahu juga mengatakan bahwa Israel telah melakukan puluhan serangan untuk mencegah penyelundupan senjata ke kelompok Lebanon yang didukung Iran, Hizbullah, melalui Suriah. Dua tahun lalu, Israel dan Rusia sepakat untuk mengkoordinasikan tindakan militer atas Suriah untuk menghindari perdagangan api.
"Saya berharap bahwa kita akan dapat mencapai pemahaman tertentu untuk mengurangi gesekan yang mungkin antara pasukan kami dan kekuatan mereka, seperti yang kita telah berhasil lakukan selama ini," katanya mengacu pada militer Rusia.
"Dalam kerangka (perjanjian damai di masa depan) atau bukan, Iran berusaha untuk membangun basisnya secara permanen di Suriah baik melalui kehadiran militer di darat atau kehadiran angkatan laut, dan juga melalui upaya bertahap untuk membuka front terhadap kami di Dataran Tinggi Golan," tutur Netanyahu.
"Saya akan mengungkapkan kepada Presiden Putin sikap oposisi yang kuat Israel untuk kemungkinan ini," sambungnya seperti dikutip dari Reuters, Senin (6/3/2017).
Netanyahu juga mengatakan bahwa Israel telah melakukan puluhan serangan untuk mencegah penyelundupan senjata ke kelompok Lebanon yang didukung Iran, Hizbullah, melalui Suriah. Dua tahun lalu, Israel dan Rusia sepakat untuk mengkoordinasikan tindakan militer atas Suriah untuk menghindari perdagangan api.
"Saya berharap bahwa kita akan dapat mencapai pemahaman tertentu untuk mengurangi gesekan yang mungkin antara pasukan kami dan kekuatan mereka, seperti yang kita telah berhasil lakukan selama ini," katanya mengacu pada militer Rusia.
(ian)