Banjir Terjang Cile, 3 Tewas

Selasa, 28 Februari 2017 - 22:20 WIB
Banjir Terjang Cile,...
Banjir Terjang Cile, 3 Tewas
A A A
SANTIAGO - Sedikitnya tiga orang tewas dan 19 orang lainnya hilang setelah hujan lebat di Cile selama akhir pekan lalu. Hujan deras itu mengakibatkan tanah longsor dan krisis air bersih di negara Amerika Selatan tersebut. Hujan deras mengakibatkan air sungai meluap di lembah dekat ibu kota Cile, Santiago.

“Banjir mengisolasi 373 orang,” ungkap Badan Darurat Onemi kemarin, dikutip kantor berita Reuters. Suplai air minum untuk lebih satu juta rumah tangga di Santiago pun terkena dampaknya. Perusahaan penyedia air bersih Aguas Andinas menyatakan hujan membuat pihaknya kesulitan melakukan perbaikan sarana yang rusak.

“Tim darurat bekerja di lapangan untuk membantu warga yang terisolasi dan memulihkan kembali suplai air secepat mungkin,” kata Presiden Cile Michelle Bachelet melalui Twitter. Otoritas menjelaskan, tanah longsor mengakibatkan sungai utara terkontaminasi sehingga otoritas menghentikan suplai air bersih.

“Kita bicara tentang 1,45 juta rumah yang terpengaruh penghentian suplai air, yang totalnya ada di 30 distrik Santiago,” papar Gubernur Claudio Orrego. Dia menjelaskan, pemutusan suplai air memengaruhi lebih dari 60% populasi kota yang mencapai 6,5 juta jiwa.

Artinya, 3,9 juta orang terkena dampak pemutusan suplai air tersebut. Sejumlah orang menuju supermarket untuk memborong air minum dalam kemasan. “Kami masih tidak tahu kapan air minum akan kembali lancar. Kami tak dapat menjamin layanan hingga Sungai Maipo bersih,” kata Orrego. Otoritas memerintahkan restoran dan bisnis yang tak memiliki air minum untuk tutup.

Mereka juga meliburkan sekolah-sekolah kemarin. Di wilayah O’Higgins, Santiago selatan, gadis 12 tahun tewas saat tanah longsor menyapu mobilnya saat dalam perjalanan. Di lembah San Jose de Maipo, tim darurat membersihkan longsor yang menutupi jalan sebelum warga dapat dievakuasi menuju dataran lebih rendah.

Hujan lebat juga mengakibatkan banjir di Santiago bagian timur. “Banjir menghanyutkan beberapa jembatan dan mengakibatkan 1.200 orang terisolasi di provinsi Cordillera,” ungkap Gubernur Vanessa Marimon. Total sebanyak 3.300 orang terisolasi akibat banjir di berbagai wilayah Cile.
(esn)
Berita Terkait
Cara Kreatif Demonstran...
Cara Kreatif Demonstran Chili Lanjutkan Aksi di Saat Pandemi
Ratusan Mahasiswa di...
Ratusan Mahasiswa di Santiago Chili Demo Tuntut Fasilitas Pendidikan Lebih Baik
Ratusan Warga Chili...
Ratusan Warga Chili Peringati 49 Tahun Kudeta Tahun 1973
Awan Ungu Misterius...
Awan Ungu Misterius Muncul di Langit Bikin Geger Warga Kota Chili
RI-Chili Teken MoU Perdagangan,...
RI-Chili Teken MoU Perdagangan, Peluang Pasar Ekspor Jasa Kian Terbuka
Kebakaran Hutan Kepung...
Kebakaran Hutan Kepung Chili, 22 Tewas
Berita Terkini
Pemimpin Tertinggi Iran...
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Peringatkan Perpecahan setelah Kekalahan Musuh di Medan Perang
49 menit yang lalu
Pesawat Nirawak Ukraina...
Pesawat Nirawak Ukraina Serang Crimea, 4 Orang Tewas, 10 Luka
1 jam yang lalu
706 Paus dan Lumba-lumba...
706 Paus dan Lumba-lumba Dibantai, Laut Ini Berubah Jadi Perairan Darah
3 jam yang lalu
Rusia Ancam Armenia:...
Rusia Ancam Armenia: Tak Lagi Dipasok Minyak Murah Jika Nekat Gabung Uni Eropa!
4 jam yang lalu
AS Hendak Kerahkan Senjata...
AS Hendak Kerahkan Senjata Nuklir ke Lebih Banyak Negara NATO, Bisa Bikin Rusia Murka
5 jam yang lalu
6 Jet Tempur Canggih...
6 Jet Tempur Canggih yang Bakal Panaskan Langit ASEAN: F-35 Singapura hingga Rafale Indonesia
5 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved