Indonesia Desak Malaysia Berikan Akses Kekonsuleran Kepada Siti Aisyah

Kamis, 23 Februari 2017 - 14:41 WIB
Indonesia Desak Malaysia...
Indonesia Desak Malaysia Berikan Akses Kekonsuleran Kepada Siti Aisyah
A A A
JAKARTA - Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Luar Negeri, mendesak pemerintah Malaysia untuk memberikan akses kekonsuleran kepada Siti Aisyah. Sejak diatahan sepekan lalu, pihak Indonesia belum mendapatkan akses kekonsuleran terhadap Siti Aisyah.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Indonesia, Arrmanantha Nassir mengatakan, ada beberapa hal yang menyebabkan Indonesia mendesak untuk segera diberikan akses kekonsuleran. Salah satunya adalah untuk mengkonfirmasi kewarganegaraan Siti Aisyah.

"Kenapa kita sangat mendesak akses, karena untuk memastikan paspor yang sudah kita verifikasi sesuai dengan orang yang saat ini ditahan sehingga kita bisa mengkonfirmasi yang bersangkutan adalah WNI. Setelah konfirmasi itu kita baru bisa mengambil langkah-langkah selanjutnya untuk melindungi WNI itu, hukumnya pendampingan dan sebagainya," jelas Arrmanantha pada Kamis (23/2/2017).

Ia juga kemudian mengatakan pihak Malaysia tidak pernah memberikan informasi resmi kepada Kedutaan Besar Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur, atau kepada pengacara yang sudah ditunjuk oleh KBRI.

"Kalau benar yang bersangkutan WNI, harus disampaikan ke pengacara. Kita sudah menunjuk pengacara. Namun selama ini informasi yang disampaikan ke publik jadi kita tidak tahu prosesnya seperti apa. Jangan sampai semua ini terbuka. Kita tidak mengharapkan siapapun yang ditahan terjadi trial by publik, karena kita harapkan di negara manapun proses hukum mengedepankan asas praduga tak bersalah," ucapnya.

"Kita sudah minta akses konsuler. Kita minta pengacara. Kalau memang kita bisa mengkonfirmasi kewarganegaraan satu WNI, kita akan mengambil langkah," tukasnya.
(ian)
Berita Terkait
Malaysia-Korea Utara...
Malaysia-Korea Utara Putus Hubungan Diplomatik
Kemlu Benarkan Adanya...
Kemlu Benarkan Adanya WNI yang Tewas Terdampar di Pantai Malaysia
DPR Sesalkan Penahanan...
DPR Sesalkan Penahanan 7 Warga Kalimantan Utara oleh Militer Malaysia
Korea Utara Tembakkan...
Korea Utara Tembakkan Rudal Melintasi Jepang, WNI Diminta Tetap Tenang
Lagi, Ditemukan Kampung...
Lagi, Ditemukan Kampung WNI Ilegal di Hutan Malaysia Seukuran 2 Lapangan Bola
130 WNI Ditangkap di...
130 WNI Ditangkap di Malaysia, Ini Respons Kemlu Indonesia
Berita Terkini
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
54 menit yang lalu
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
3 jam yang lalu
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
4 jam yang lalu
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
4 jam yang lalu
Dunia Sambut Positif...
Dunia Sambut Positif Perdamaian AS dan Iran, Hanya Israel yang Marah
6 jam yang lalu
Perdamaian Segera Terwujud,...
Perdamaian Segera Terwujud, Militer Iran: Keinginan Rakyat Sudah Dipaksakan kepada Musuh
7 jam yang lalu
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved