Korea Utara Tembakkan Rudal Melintasi Jepang, WNI Diminta Tetap Tenang

Selasa, 04 Oktober 2022 - 15:31 WIB
loading...
Korea Utara Tembakkan Rudal Melintasi Jepang, WNI Diminta Tetap Tenang
Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Jepang Heri Akhmadi. Foto/kbri jepang
A A A
TOKYO - Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Jepang Heri Akhmadi mengimbau Warga Negara Indonesia (WNI) di Jepang tetap tenang setelah Korea Utara (Korut) menembakkan rudal.

Menurut Heri Akhmadi, WNI yang bermukim di Prefektur Aomori dan Hokkaido agar tetap tenang dan mematuhi instruksi dari Pemerintah Daerah setempat setelah rudal balistik Korea Utara melintas wilayah Jepang pada Selasa 4 Oktober 2022 pukul 07.23 waktu setempat.

“Saya meminta kepada teman-teman WNI khususnya yang tinggal di wilayah Aomori dan Hokkaido agar tetap tenang dan terus memantau serta mengikuti instruksi dari pemerintah daerah setempat khususnya dalam menjalankan aktifitas sehari-hari,” ujar Dubes Heri.

“Hubungi kami jika anda semua berada dalam situasi darurat. Kami siap membantu,” ujar dia.

Baca juga: Jet Tempur China Menyusup Zona Pertahanan Korea Selatan 70 Kali

Dalam keadaan darurat WNI dapat menghubungi KBRI Tokyo di nomor +818035068612, +818049407419. Untuk kontak darurat KJRI Osaka dapat dihubungi di nomor +818031131003.

Warga Indonesia juga dapat menghubungi 119 untuk memanggil ambulans dan pemadam kebakaran. Selain itu warga Indonesia dapat menghubungi 110 untuk mengontak kepolisian jika terjadi kecelakaan dan kejahatan.

Korea Utara menembakkan rudal balistik ke wilayah Jepang pada Selasa 4 Oktober 2022 pukul 07.22 waktu setempat.

Menurut Kementerian Pertahanan Jepang, rudal tersebut melewati wilayah timur laut Prefektur Aomori dan jatuh di luar wilayah ZEE Jepang (sekitar 3.000 km/1.860 mil dari Jepang) sekitar pukul 7.46 pagi waktu setempat.

Pemerintah Jepang mengeluarkan imbauan bagi penduduk di Aomori dan Hokkaido untuk mencari tempat perlindungan di bangunan yang kokoh atau bawah tanah sebagai antisipasi.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1506 seconds (11.97#12.26)