Turki Berikan 2 Opsi Operasi Pembebasan Raqqa ke AS
Minggu, 19 Februari 2017 - 05:31 WIB
Turki Berikan 2 Opsi Operasi Pembebasan Raqqa ke AS
A
A
A
ANKARA - Turki memberikan dua rencana terperinci ke Amerika Serikat (AS) tentang bagaimana sebuah operasi gabungan bisa merebut kembali ibukota de facto ISIS, Raqqa. Demikian bunyi laporan media lokal Turki pada akhir pekan kemarin.
Kepala Staf Gabungan Turki Jenderal Hulusi Akar menyampaikan rencana Ankara itu kepada Kepala Staf Gabungan AS Joseph Dunford selama kunjungannya ke Turki. Begitu laporan surat kabar harian Hurriyet mengutip sumber-sumber keamanan seperti dikutip dari Channel News Asia, Minggu (19/2/2017).
Menurut Hurriyet, dalam salah satu proposal, Ankara menyarankan Turki dan pasukan khusus AS akan pergi ke Raqqa melalui kota Tal Abyad, Suriah. Mereka akan didukung oleh pasukan komando dan pejuang oposisi Suriah yang didukung oleh Turki. Tal Abyad dikuasai pasukan Kurdi dan Arab pada bulan Juni 2015 dan berjarak 80 km dari Raqqa.
Rencana kedua adalah pergi ke Raqqa melalui Al-Bab, tetapi ini akan menjadi kurang memungkinkan karena pasukan akan berjalan sejauh 180 kilometer dan kondisi jalan pegunungan.
Hubungan antara Washington dan Ankara telah memburuk selama konflik Suriah. AS melihat milisi Kurdi Suriah kekuatan di darat yang paling efektif menghadapi ISIS. Namun Turki menyebut pasukan Kurdi Suriah sebagai kepanjangan tangan dari kelompok Kurdi Turki, PKK, yang dianggap sebagai kelompok teroris.
Kepala Staf Gabungan Turki Jenderal Hulusi Akar menyampaikan rencana Ankara itu kepada Kepala Staf Gabungan AS Joseph Dunford selama kunjungannya ke Turki. Begitu laporan surat kabar harian Hurriyet mengutip sumber-sumber keamanan seperti dikutip dari Channel News Asia, Minggu (19/2/2017).
Menurut Hurriyet, dalam salah satu proposal, Ankara menyarankan Turki dan pasukan khusus AS akan pergi ke Raqqa melalui kota Tal Abyad, Suriah. Mereka akan didukung oleh pasukan komando dan pejuang oposisi Suriah yang didukung oleh Turki. Tal Abyad dikuasai pasukan Kurdi dan Arab pada bulan Juni 2015 dan berjarak 80 km dari Raqqa.
Rencana kedua adalah pergi ke Raqqa melalui Al-Bab, tetapi ini akan menjadi kurang memungkinkan karena pasukan akan berjalan sejauh 180 kilometer dan kondisi jalan pegunungan.
Hubungan antara Washington dan Ankara telah memburuk selama konflik Suriah. AS melihat milisi Kurdi Suriah kekuatan di darat yang paling efektif menghadapi ISIS. Namun Turki menyebut pasukan Kurdi Suriah sebagai kepanjangan tangan dari kelompok Kurdi Turki, PKK, yang dianggap sebagai kelompok teroris.
(ian)