Inggris Hentikan Penyelidikan Pelanggaran Perang Irak

Sabtu, 11 Februari 2017 - 18:44 WIB
Inggris Hentikan Penyelidikan...
Inggris Hentikan Penyelidikan Pelanggaran Perang Irak
A A A
LONDON - Pemerintah Inggris mengatakan akan menutup unit penyelidikan atas tuduhan penyiksaan dan pembunuhan di luar hukum oleh tentara di Irak. Tuduhan yang dilontarkan oleh sebuah firma hukum yang mewakili terduga korban diketahui palsu.

Baca juga:
Usai Berperang di Irak, Tentara Inggris Terancam Dibui

"Ini akan menjadi dorongan yang sangat besar untuk ratusan pasukan Inggris yang mendapatkan tuduhan-tuduhan tidak adil yang menggantung di atas mereka," kata Menteri Pertahanan Inggris Michael Fallon.

"Kami akan menempatkan langkah-langkah baru sekarang untuk memastikan hal ini tidak pernah terjadi lagi dan bahwa ada perlindungan yang tepat untuk mencegah tuduhan tidak benar berbahaya dan tidak berdasar yang dibuat terhadap prajurit pemberani dan perempuan," imbuhnya seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (11/2/2017).

Tim penyelidik kejahatan perang Irak terdahulu, IHAT, didirikan pada tahun 2010 dan bersifat independen dari militer untuk melakukan penyelidikan. Tim ini telah melakukan pemeriksaan lebih dari 1.700 tuduhan penganiayaan atau pembunuhan di luar hukum. Proses ini belum menghasilkan bukti apapun.

Pada bulan Desember, IHAT mengatakan, masih diharapkan menyelidiki sekitar 60 kasus pada pertengahan tahun 2017. Sedianya tim ini akan menyelesaikan penyelidikan investigasinya pada 2019 atau lebih dari 10 tahun setelah Inggris menarik pasukan tempur terakhirnya dari Irak berikut keikutsertaannya dalam invasi Amerika Serikat (AS) tahun 2003 lalu.

Namun pemerintah mengatakan Jumat bahwa IHAT akan berakhir pada musim panas mendatang dan tuduhan yang tersisa akan diselidiki oleh kepolisian angkatan bersenjata.
(ian)
Berita Terkait
Eks PM Blair Terlibat...
Eks PM Blair Terlibat Perang Irak, tapi Diberi Gelar Bangsawan oleh Ratu Elizabeth
Kantongi Bukti, ICC...
Kantongi Bukti, ICC Malah Batalkan Penyelidikan Kejahatan Perang Inggris di Irak
Fotonya Dicatut untuk...
Fotonya Dicatut untuk Gambarkan Wanita Arab Gemuk, Artis Irak Gugat Media Inggris
Tony Blair Berulang...
Tony Blair Berulang Kali Diberitahu Menginvasi Irak Ilegal tapi Tetap Memerintahkannya
Momen 20 Tahun AS Invasi...
Momen 20 Tahun AS Invasi Irak: Hoaks Senjata Pemusnah Massal dan Amerika Kebal Hukum
Tony Blair: Putin Tidak...
Tony Blair: Putin Tidak Bisa Gunakan Irak untuk Membenarkan Invasi Ukraina
Berita Terkini
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
2 jam yang lalu
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
2 jam yang lalu
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
3 jam yang lalu
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
5 jam yang lalu
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
5 jam yang lalu
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
6 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved