Kantongi Bukti, ICC Malah Batalkan Penyelidikan Kejahatan Perang Inggris di Irak

Jum'at, 11 Desember 2020 - 00:54 WIB
loading...
Kantongi Bukti, ICC...
ICC membatalkan penyelidikan kejahatan perang Inggris di Irak meski menemukan bukti kekejaman. Foto/UN
A A A
THE HAGUE - Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) membatalkan penyelidikan dugaan kejahatan perang yang dilakukan oleh pasukan Inggris di Irak. Padahal, temuan menunjukkan tentara Inggris telah melakukan pemerkosaan, penyiksaan dan pembunuhan yang disengaja.

Sebuah laporan setebal 184 halaman yang dibuat oleh kantor kejaksaan ICC Fatou Bensouda mengumumkan bahwa kasus tersebut akan ditutup dan tidak akan ada penyelidikan skala penuh atas masalah tersebut.

Bensouda menyimpulkan bahwa ada dasar yang masuk akal untuk percaya bahwa pasukan Inggris melakukan pembunuhan yang disengaja, penyiksaan, perlakuan kejam dan kekerasan seksual.



Namun dia menambahkan bahwa tidak ada bukti bahwa Inggris telah memblokir penyelidikan atau tidak mau melanjutkannya.

Pada saat yang sama, laporan tersebut menggambarkan penyelidikan oleh Polisi Militer Inggris tidak memadai dan dirusak oleh kurangnya kemerdekaan dan ketidakberpihakan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
China Hadapi “Epidemi”...
China Hadapi “Epidemi” Baru, Lonjakan Kematian Usia Muda Picu Kekhawatiran Publik
Pernikahan Tragis! Ayah...
Pernikahan Tragis! Ayah Mempelai Wanita Tewas akibat Serangan Jantung setelah Ribut soal Mahar
Rekomendasi
BNPB: Bencana Banjir...
BNPB: Bencana Banjir hingga Karhutla Melanda 4 Daerah
Bela Ruben Onsu, Betrand...
Bela Ruben Onsu, Betrand Peto Mengaku Pernah Ditampar Keluarga Sarwendah
Kemendagri Sebut Transformasi...
Kemendagri Sebut Transformasi BUMD sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah
Berita Terkini
Apa Itu Front Kedelapan...
Apa Itu Front Kedelapan Israel? Propaganda Digital terhadap Politikus Pro-Palestina
Pejuang Hizbullah Sergap...
Pejuang Hizbullah Sergap Pasukan Israel di Lebanon
Ini 5 Bukti Perjanjian...
Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved