Tony Blair Berulang Kali Diberitahu Menginvasi Irak Ilegal tapi Tetap Memerintahkannya

Selasa, 18 April 2023 - 09:13 WIB
loading...
Tony Blair Berulang...
Sebuah dokumen mengungkap Tony Blair sudah berulang kali diberitahu menginvasi Irak saat itu ilegal, tapi dia tetap memerintahkan pasukan Inggris melakukannya. Foto/REUTERS
A A A
LONDON - Mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair memerintahkan invasi ke Irak tahun 1998 meskipun berulang kali diberitahu bahwa tindakan seperti itu melanggar hukum. Itu terungkap dalam dokumen yang diterbitkan oleh Declassified UK pada hari Senin (17/4/2023).

Blair saat itu mengikuti pola yang sama—bersikeras bahwa aksi militer ilegal adalah legal—ketika Inggris menginvasi Irak pada tahun 2003.

AS dan Inggris melancarkan kampanye pengeboman empat hari terhadap Irak pada Desember 1998, setelah Presiden Amerika Serikat (AS) saat itu Bill Clinton menuduh Presiden Saddam Hussein melanggar komitmen kepada PBB dan mengembangkan senjata pemusnah massal. Sebanyak 1.400 tentara Irak tewas dalam serangan di sekitar 100 fasilitas militer.

Menjelang pengeboman, Blair berulang kali diberitahu oleh penasihatnya bahwa menggunakan kekuatan terhadap Irak akan menjadi ilegal tanpa resolusi dari Dewan Keamanan PBB, menurut dokumen dari Arsip Nasional yang dikutip oleh Declassified UK—sebuah outlet investigasi yang berfokus pada badan militer dan intelijen Inggris.

Baca Jugaa: ICC Ingin Tangkap Putin atas Kejahatan Perang, Mengapa Bush Tidak?

Jaksa Agung John Morris dilaporkan sudah memberi tahu Blair pada November 1997 bahwa mendapatkan pernyataan dari Dewan Keamanan PBB akan menjadi "prasyarat penting" untuk tindakan militer.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
AS Menyerang Lagi, Iran...
AS Menyerang Lagi, Iran Tutup Total Selat Hormuz
AS Bombardir Iran 2...
AS Bombardir Iran 2 Hari Berturut-turut saat Harga Minyak Melonjak
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
AS Kembali Gempur Iran...
AS Kembali Gempur Iran Usai Insiden Helikopter Apache di Selat Hormuz
Panas! Iran Gempur 18...
Panas! Iran Gempur 18 Target Milliter AS di Timur Tengah
Rekomendasi
Data Jagokan Meksiko...
Data Jagokan Meksiko Menang Atas Afsel dengan 66,3 Persen
Ruben Onsu Soroti Live...
Ruben Onsu Soroti Live TikTok Anak hingga Malam Hari, Hak Asuh Jadi Pertimbangan Serius
Harga Pertamax Tembus...
Harga Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Awas! Ledakan Migrasi ke BBM Subsidi
Berita Terkini
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
AS Menyerang Lagi, Iran...
AS Menyerang Lagi, Iran Tutup Total Selat Hormuz
Infografis
5 Pesepak Bola Dunia...
5 Pesepak Bola Dunia yang Tetap Puasa di Tengah Kompetisi Padat Ramadan 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved