Aksi Demonstrasi Sambut Kedatangan Kapal Bantuan untuk Rohingya

Kamis, 09 Februari 2017 - 16:29 WIB
Aksi Demonstrasi Sambut...
Aksi Demonstrasi Sambut Kedatangan Kapal Bantuan untuk Rohingya
A A A
YANGON - Demonstran anti Rohingya berkumpul di pelabuhan Yangon menyambut datangnya kapal Malaysia yang membawa bantuan untuk ribuan pengungsi dari minoritas Muslim. Etnis Rohingya di negara bagian Rakhine terpaksa melarikan driri dari tindakan berdarah militer.

Puluhan biksu dan demonstran melambaikan bendera nasional dan spanduk bertuliskan "No Rohingya". Mereka berkumpul di pelabuhan Thilawa menunggu kapal bersandar ke dermaga.

"Kami ingin mereka tahu jika kami tidak menerima Rohingya di sini," kata seorang biksu Budha, Thuseitta, seperti dikutip dari Channel News Asia, Kamis (9/2/2017).

Kapal The Nautical Aliya berangkat dari Malaysia pekan lalu membawa 2.200 ton beras, bantuan medis dan pakaian bersama dengan ratusan pekerja kesehatan dan aktivis. Bagian dari bantuan tersebut akan dibongkar di Yangon dan diangkut melalui darat ke utara negara bagian Rakhine, wilayah yang menjadi obyek tindakan kekerasan militer. Sisanya akan dibawa ke pelabuhan Teknaf di Bangladesh selatan, di mana hampir 70.000 Rohingya telah melarikan diri sejak Oktober untuk menghindari kekerasan.

Myanmar awalnya menolak untuk mengizinkan kapal ke perairan dan telah dilarang berlayar ke ibukota negara bagian Rakhine, Sittwe. Pemerintah juga telah menuntut bahwa bantuan tersebut akan didistribusikan kepada Rohingya dan etnis Buddha Rakhines.

Bantuan ini datang beberapa hari setelah laporan PBB yang menuduh pasukan keamanan Myanmar melaksanakan kampanye pemerkosaan, penyiksaan dan pembunuhan massal terhadap Rohingya. Berdasarkan wawancara dengan ratusan pelarian di Bangladesh, penyidik PBB mengatakan kebijakan yang dimasukan sebagai aksi teror militer sangat mungkin untuk pembersihan etnis.
(ian)
Berita Terkait
Pakar PBB: Junta Myanmar...
Pakar PBB: Junta Myanmar Lakukan Kejahatan terhadap Kemanusiaan Sejak Kudeta
Sudah Bisa Ditebak,...
Sudah Bisa Ditebak, Partai Pro-militer Myanmar Menang Pemilu
PM Myanmar: Tidak Ada...
PM Myanmar: Tidak Ada Satu Kekuatan Pun yang Boleh Mengendalikan Dunia
Myanmar Akan Gelar Pemilu...
Myanmar Akan Gelar Pemilu pada Desember 2025
Terjebak Semalaman,...
Terjebak Semalaman, Demonstran Myanmar Berhasil Lolos dari Kepungan Pasukan Keamanan
Berlutut Hadang Polisi...
Berlutut Hadang Polisi Myanmar, Biarawati: Tembak Aku Saja
Berita Terkini
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
2 jam yang lalu
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
4 jam yang lalu
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
5 jam yang lalu
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
6 jam yang lalu
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
6 jam yang lalu
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
7 jam yang lalu
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved