Komandan AS: Mosul dan Raqqa Harus Direbut Dalam 6 Bulan
Kamis, 09 Februari 2017 - 14:37 WIB
Komandan AS: Mosul dan Raqqa Harus Direbut Dalam 6 Bulan
A
A
A
BAGHDAD - Pasukan yang memerangi kelompok ekstrimis ISIS harus mampu merebut kembali kota Mosul di Irak dan Raqqa di Suriah dalam enam bulan ke depan. Hal itu diungkapkan komandan pasukan Amerika Serikat (AS) yang berbasis di Baghdad, Irak.
"Dalam enam bulan ke depan saya pikir kita akan melihat kedua (kampanye Mosul dan Raqqa) berakhir," kata Komandan pasukan AS Letnan Jenderal Stephen Townsend seperti dikutip dari Fox News, Kamis (9/2/2017).
Townsend, yang memimpin koalisi pimpinan AS terhadap ISIS, mengatakan militer Irak masih dalam proses menempatkan pasukan untuk memberikan tekanan ke Mosul barat. Namun, ia memperkirakan operasi akan mulai dalam beberapa hari ke depan.
Pasukan Irak menyatakan Mosul timur sepenuhnya dibebaskan pada bulan Januari setelah meluncurkan operasi untuk merebut kembali kota pada bulan Oktober.
Sementara itu juru bicara militer AS, John Dorrian mengatakan, militer harus menguasai Raqqa yang telah dikepung dalam beberapa minggu ke depan. "Raqqa adalah kota yang digunakan musuh untuk operasi eksternal," kata Dorrian.
"Sehingga apa yang kita harapkan adalah bahwa dalam beberapa minggu ke depan, kota ini akan menjadi hampir sepenuhnya terisolasi dan memberikan kesempatan pasukan untuk bergerak," jelas Dorrian.
"Dalam enam bulan ke depan saya pikir kita akan melihat kedua (kampanye Mosul dan Raqqa) berakhir," kata Komandan pasukan AS Letnan Jenderal Stephen Townsend seperti dikutip dari Fox News, Kamis (9/2/2017).
Townsend, yang memimpin koalisi pimpinan AS terhadap ISIS, mengatakan militer Irak masih dalam proses menempatkan pasukan untuk memberikan tekanan ke Mosul barat. Namun, ia memperkirakan operasi akan mulai dalam beberapa hari ke depan.
Pasukan Irak menyatakan Mosul timur sepenuhnya dibebaskan pada bulan Januari setelah meluncurkan operasi untuk merebut kembali kota pada bulan Oktober.
Sementara itu juru bicara militer AS, John Dorrian mengatakan, militer harus menguasai Raqqa yang telah dikepung dalam beberapa minggu ke depan. "Raqqa adalah kota yang digunakan musuh untuk operasi eksternal," kata Dorrian.
"Sehingga apa yang kita harapkan adalah bahwa dalam beberapa minggu ke depan, kota ini akan menjadi hampir sepenuhnya terisolasi dan memberikan kesempatan pasukan untuk bergerak," jelas Dorrian.
(ian)