Imbas Tes Nuklir, Korut Kini Pakai Taksi Berbahan Bakar Arang

Senin, 06 Februari 2017 - 14:29 WIB
Imbas Tes Nuklir, Korut...
Imbas Tes Nuklir, Korut Kini Pakai Taksi Berbahan Bakar Arang
A A A
PYONGYANG - Kendaraan primitif berbahan bakar arang dan tongkol jagung yang pernah ada di era Perang Dunia II kini muncul di Korea Utara sebagai taksi. Negara yang dipimpin Kim Jong-un menggunakan kendaraan kuno itu sebagai alat transportasi umum setelah Pyongyang dijatuhi sanksi ekonomi oleh PBB karena menguji coba senjata nuklir.

Kendaraan kuno yang pertama kali diperkenalkan Barat itu menggunakan bahan bakar arang dan tongkol jagung yang sudah direndam di dalam minyak. Pemandangan yang terjadi di Korut ini dilaporkan Radio Free Asia.

Mengutip orang dalam di Korut, media tersebut melaporkan bahwa kendaraan kuno itu menimbulkan bau dan asap tebal. Kendaraan berbahan bakar arang dan tongkol jagung terakhir kali digunakan warga sipil Korut pada akhir 1990-an.

Menurut Radio Free Asia, taksi berbahan bakar arang telah menjadi moda transportasi di Aviation University di Provinsi Hamgyong Utara. Meskipun laju kendaraan kuno ini lambat, namun populer di wilayah tersebut karena tarifnya murah.

”Sejak pemerintah Korut memerintahkan warga untuk berhenti menggunakan kereta, orang-orang berpaling ke kendaraan bertenanga arang,” tulis media itu mengutip orang dalam di negara komunis tersebut. Tak hanya untuk mengangkut warga dan barang-barang, moda transportasi kuno ini bahkan dipakai untuk kepentingan bisnis.

Kendaraan primitif ini juga tidak tunduk pada peraturan lalu lintas, tidak seperti kendaraan bermotor yang terkena denda oleh pihak kepolisian jika melanggar peraturan. Kendaraan kuno ini bebas dari peraturan lalu lintas karena dianggap sebagai kendaraan yang berafiliasi dengan unit militer.

Selain itu, petugas polisi lalu lintas juga enggan menghentikan laju kendaraan kuno ini, karena setiap berhenti mesin kendaraan akan menyemburkan asap dan bau menyengat di sekitar jalan.

Para warga China di dekat perbatasan Korut baru-baru ini juga melaporkan melihat kendaraan kuno berbahan bakar arang beroperasi di negeri Kim Jong-un.

“Mereka berpikir ada sesuatu yang salah dengan itu karena jumlah produksi asapnya berlebihan dan mereka berteriak; ‘rakyat Korut, kendaraan terbakar!’, sopir tetap melaju di sepanjang jalan,” lanjut laporan Radio Free Asia yang dikutip Senin (6/2/2017).
(mas)
Berita Terkait
Disaksikan Kim Jong...
Disaksikan Kim Jong Un, Begini Dahsyatnya Kekuatan Artileri Militer Korea Utara
Siap Perang Lawan Korsel,...
Siap Perang Lawan Korsel, 1,4 Juta Anak Muda Korut Daftar Tentara
Korea Selatan: 1.100...
Korea Selatan: 1.100 Tentara Korea Utara Dibantai Ukraina
Malaysia-Korea Utara...
Malaysia-Korea Utara Putus Hubungan Diplomatik
Korea Selatan Beri Sanksi...
Korea Selatan Beri Sanksi pada Korea Utara
Kim Jong Un Cek Pabrik...
Kim Jong Un Cek Pabrik Militer Korut, Ada Rudal Taktis
Berita Terkini
Dunia Tahu Israel Memiliki...
Dunia Tahu Israel Memiliki Senjata Nuklir, tapi Kenapa Diam Saja?
44 menit yang lalu
Mengapa Komunitas Internasional...
Mengapa Komunitas Internasional Tak Bisa Menghentikan Gazanisasi di Lebanon?
1 jam yang lalu
5 Alasan Iran Serang...
5 Alasan Iran Serang Bahrain dan Kuwait, Menekan AS Memenuhi Tuntutan Teheran
2 jam yang lalu
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
3 jam yang lalu
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
4 jam yang lalu
Ilmuwan Bikin Roti dengan...
Ilmuwan Bikin Roti dengan Ragi dari Kulit Mumi Berusia 5.300 Tahun
5 jam yang lalu
Infografis
Kim Jong-un Janji Perbanyak...
Kim Jong-un Janji Perbanyak Bom Nuklir saat Trump Ingin Lucuti Senjata Korut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved