Armada Kapal Perang China Tur ke Negara-negara Teluk

Selasa, 24 Januari 2017 - 08:02 WIB
Armada Kapal Perang...
Armada Kapal Perang China Tur ke Negara-negara Teluk
A A A
BEIJING - Armada kapal perang China melakukan tur ke negara-negara Teluk sebagai upaya untuk menonjolkan kekuatan ekonomi dan peran internasionalnya. Setidaknya tiga kapal militer China telah berlabuh di Doha, Qatar, pada akhir pekan lalu.

Armada kapal perang China itu terdiri dari kapal Harbin, kapal Handan dan kapal Dongpinghu. Kedatangan kapal-kapal militer China itu disambut dengan upacara kehormatan di Ibu Kota Qatar pada hari Sabtu lalu.

”Selama kunjungan, perwira angkatan laut dari kedua negara bertukar pandangan untuk meningkatkan persahabatan dan selanjutnya belajar dari satu sama lain,” kata Bai Yaoping, seorang komandan armada kapal perang China kepada stasiun televisi CCTV, yang dikutip Selasa (24/1/2017).

Dalam perjalanan yang telah dipublikasikan di media-media China, armada kapal perang Beijing itu telah mengunjungi Arab Saudi, dan selanjutnya menuju Uni Emirat Arab (UEA) dan Kuwait.

Beijing mengklaim kapal-kapal perangnya telah memainkan peran penting dalam mengatasi bajak laut di kawasan Teluk, terutama di Teluk Aden. Tiga kapal militer China yang melakukan tur ke negara-negara Teluk itu sebelumnya juga dioperasikan di Teluk Aden.

China berharap, para pelaut dari negara-negara tuan rumah yang disambangi akan membalas dengan berkunjung ke Beijing.

Tur armada kapal perang China ke Teluk ini berlangsung saat Beijing bersitegang dengan Amerika Serikat (AS) di bawah pemerintahan Presiden Donald Trump. Diplomat senior China kemarin mengklaim, Beijing bisa saja menggantikan peran AS dalam kepemimpinan dunia jika China mau.

“Jika ada orang yang mengatakan China memainkan peran kepemimpinan di dunia, saya akan mengatakan itu China tidak bergegas melangkah ke depan, melainkan para kandidat telah melangkah kembali, meninggalkan tempat menuju China,” kata Zhang Juni, Direktur Jenderal Bidang Ekonomi Internasional Kementerian Luar Negeri China kepada wartawan di Beijing.
(mas)
Berita Terkait
Sengketa Wilayah, Saudi:...
Sengketa Wilayah, Saudi: Keputusan Pengadilan Tak Terkait Keluhan Qatar
Ingin Jadi Sekutu Sejati...
Ingin Jadi Sekutu Sejati AS, Arab Saudi Ingin Pakta Pertahanan seperti Qatar
GCC Sambut Kesepakatan...
GCC Sambut Kesepakatan Arab Saudi dan Qatar Buka Lagi Perbatasan
Begini Ekspresi Kekalahan...
Begini Ekspresi Kekalahan Lionel Messi Dkk Usai Dipermalukan Arab Saudi di Laga Perdana
Negara-negara Arab Tegaskan...
Negara-negara Arab Tegaskan Dukungan pada Raja Yordania
Hadiri Pembukaan Piala...
Hadiri Pembukaan Piala Dunia, Pangeran Mohammed bin Salman Berterima Kasih pada Emir Qatar
Berita Terkini
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
40 menit yang lalu
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
4 jam yang lalu
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
5 jam yang lalu
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
6 jam yang lalu
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
7 jam yang lalu
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
8 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved