Ikuti Italia dan Republik Ceko, Jerman Juga Legalkan Ganja

Jum'at, 20 Januari 2017 - 17:10 WIB
Ikuti Italia dan Republik...
Ikuti Italia dan Republik Ceko, Jerman Juga Legalkan Ganja
A A A
BERLIN - Majelis rendah parlemen Jerman mengesahkan undang-undang yang melegalkan penggunaan ganja untuk tujuan pengobatan bagi penderita penyakit kronis. Pasien penderita penyakit serius macam multiple sclerosis dan sakit kronis atau kurang nafsu makan atau mual dapat ditawarkan ganja di bawah hukum.

RUU tersebut mengatakan pasien hanya akan memiliki hak untuk diberikan ganja dalam kasus luar biasa yang sangat terbatas. Pasien juga tidak diizinkan untuk menanam ganja sendiri.

"Mereka yang sakit parah memerlukannya untuk mendapatkan perawatan yang terbaik dan itu termasuk dana asuransi kesehatan yang dibayar untuk ganja sebagai obat bagi mereka yang sakit kronis jika mereka tidak dapat diobati secara efektif dengan cara lain," kata Menteri Kesehatan Hermann Groehe, disitat dari Channel News Asia, Jumat (20/1/2017).

Seorang juru bicara Departemen Kesehatan mengatakan ganja hanya akan digunakan sebagai upaya terakhir ketika tidak ada upaya lain yang bekerja. Ia mengatakan studi ilmiah secara bersamaan dilakukan untuk menilai efek dari penggunaan ganja dalam kasus tersebut.

"Sampai saat ini, pasien hanya bisa mendapatkan akses ke ganja untuk tujuan pengobatan dengan otorisasi khusus yang dibuat rumit. Namun sekarang mereka bisa mendapatkan resep dari dokter dan pengembalian dana untuk itu dari dana asuransi kesehatan mereka," katanya.

Ia juga mengatakan hukum tersebut akan berlaku pada Maret mendatang setelah pembacaan prosedural oleh majelis tinggi parlemen.

Pada masa depan, perkebunan ganja yang akan didirikan di Jerman akan diawasi oleh negara dan sampai saat itu kebutuhan ganja akan diimpor. Negara-negara lain yang memungkinkan ganja digunakan untuk tujuan medis adalah Italia dan Republik Ceko.
(ian)
Berita Terkait
Bayern München Ikat...
Bayern München Ikat Leon Goretzka Hingga 2026
Produksi Makanan Crispy...
Produksi Makanan Crispy dari Ulat Jerman
Banjir Rendam Kota Koblenz,...
Banjir Rendam Kota Koblenz, Jerman
Hasil EURO 2024: Langsung...
Hasil EURO 2024: Langsung Tancap Gas, Jerman Bantai Skotlandia 5-1
Pangeran Jerman Dituntut...
Pangeran Jerman Dituntut Ayahnya karena Jual Kastil Keluarga Hanya Rp17.000
Balas Tindakan Berlin,...
Balas Tindakan Berlin, Teheran Usir Dua Diplomat Jerman
Berita Terkini
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
58 menit yang lalu
Selain Azerbaijan, Israel...
Selain Azerbaijan, Israel Kirim Pasukan ke UEA, Irak dan Somaliland selama Perang Iran
2 jam yang lalu
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
3 jam yang lalu
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
6 jam yang lalu
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
9 jam yang lalu
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
10 jam yang lalu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved