Bendera OPM Berkibar di KJRI Melbourne, Australia Bungkam

Minggu, 08 Januari 2017 - 00:05 WIB
Bendera OPM Berkibar...
Bendera OPM Berkibar di KJRI Melbourne, Australia Bungkam
A A A
JAKARTA - Pemerintah Australia masih bungkam atau belum berkomentar terkait pengibaran bendera Organisasi Papua Merdeka (OPM) oleh seorang aktivis di Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Melborune. Indonesia pada Sabtu (7/1/2017) mengutuk keras insiden itu dan mendesak Australia bertindak.

Insiden itu terjadi pada hari Jumat. Awalnya, seorang aktivis memanjat gerbang dinding samping gedung KJRI Melbourne untuk naik ke atapnya.

Dia kemudian mengibarkan bendera berlogo bintang kejora itu dengan tangannya. Tak lama kemudian, aktivis tersebut turun di luar kantor KJRI dan kembali mengibarkan bendera OPM dengan tangannya.

Kementerian Luar Negeri Indonesia dalam sebuah pernyataan mendesak Pemerintah Australia mengambil tindakan untuk mencegah agar kejadian serupa tak terulang. Insiden ini terjadi menyusul ketegangan terkait penghinaan Pancasila oleh oknum tentara Australia di pangkalan militer Perth November lalu.

Ulah aktivis itu direkam dan videonya telah dirilis beberapa media Australia.”Ini tindak pidana yang melanggar hukum negara bagian Victoria yang berlaku di Australia dan Konvensi Wina tahun 1961,” bunyi kecaman Kementerian Luar Negeri Indonesia dalam sebuah pernyataan.

”Pemerintah Indonesia juga meminta pihak berwenang Australia untuk mengambil tindakan yang diperlukan untuk mencegah agar kejadian serupa tak terulang di masa depan,” lanjut Kementerian Luar Negeri Indonesia.

Indonesia menyatakan tindak pidana seperti itu tidak bisa ditoleransi sama sekali. “Australia memiliki kewajiban dan tanggung jawab untuk segera memproses hukum dan menjamin keamanan semua misi Indonesia di Australia,” imbuh Kementerian Luar Negeri Indonesia.

Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Lestari Priansari Marsudi telah berkomunikasi dengan Menteri Luar Negeri Australia Julie Bishop pada hari Sabtu untuk menjamin keamanan para staf diplomatik dan konsuler Indonesia di Australia. Namun, hingga kini pemerintah Australia belum memberikan pernyataan sikap tentang insiden ini.
(mas)
Berita Terkait
Kunjungan Danielle Wood...
Kunjungan Danielle Wood Perkuat Kerja Sama Ekonomi Indonesia–Australia
Cendekiawan Muda RI...
Cendekiawan Muda RI di Australia Sumbang Ide Wujudkan Indonesia 4.0
KJRI Melbourne Benarkan...
KJRI Melbourne Benarkan Ada WNI yang Ditangkap Karena Ngutil Tas Mewah
Kerjasama dengan UNICEF,...
Kerjasama dengan UNICEF, Australia Bantu Penanganan Covid-19 Indonesia
Wasit Yordania Adham...
Wasit Yordania Adham Makhadmeh Pimpin Laga Timnas Indonesia vs Australia
Peringkat Timnas Indonesia...
Peringkat Timnas Indonesia Terpaut Jauh dari Australia, Shin Tae-yong: Kami Tidak Gentar
Berita Terkini
Mossad Pasok Milisi...
Mossad Pasok Milisi Kurdi dengan Senjata yang Disita dari Hamas dan Hizbullah
2 jam yang lalu
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
3 jam yang lalu
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
5 jam yang lalu
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
6 jam yang lalu
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
7 jam yang lalu
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
8 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved