Myanmar Sebut Foto Alan Kurdi Rohingya Hanya Propaganda

Jum'at, 06 Januari 2017 - 06:14 WIB
Myanmar Sebut Foto Alan...
Myanmar Sebut Foto Alan Kurdi Rohingya Hanya Propaganda
A A A
NAYPYIDAW - Pemerintah Myanmar membantah foto seorang bayi Rohingya yang tewas tenggelam saat melarikan diri dari ke Bangladesh. Foto itu mengingatkan pada Alan Kurdi, bocah Suriah yang tewas tenggelam di Laut Turki saat hendak mengungsi ke Eropa.

Pemerintah Myanmar menyebut foto itu hanya bagian dari propaganda. Myanmar melarang peredaran foto bocah Rohingya itu.

Meskipun sejumlah bukti telah didokumentasikan oleh organisasi hak asasi manusia, pemerintah Myanmar tetap menyangkal tuduhan bahwa militernya melakukan pelanggaran hak asasi manusia terhadap etnis minoritas Rohingya. Pemerintah Myanmar, seperti dikutip Independent, semalam (5/1/2017), juga mengeluarkan peringatan agar para pembaca media untuk tidak percaya pada berita palsu dan rumor.

Foto balita Rohingya yang tewas tenggelam ramai beredar kemarin. Tubuh balita tersebut ditemukan dalam posisi yang mirip dengan Alan Kurdi, yang berita kematiannya memicu kemarahan masyarakat internasional.

Balita Rohingya itu disebut-sebut bernama Mohammed Shohayet. Usianya 16 bulan. Dia dilaporkan ikut melarikan diri ke Bangladesh untuk menghindari penindasan oleh militer Myanmar.

"Ketika saya melihat gambar, saya merasa seperti lebih baik saya mati. Tidak ada gunanya saya hidup di dunia ini," kata Zafor Alam, yang mengaku sebagai ayah Shohayet, kepada CNN.

Alam mengatakan tentara Myanmar telah menembaki keluarganya di wilayah Rakhine, dan desanya telah rata dengan tanah. Dia mengatakan, kakek-neneknya telah dibakar hingga tewas.

Alam melanjutkan, anaknya telah meninggal setelah perahu yang mereka tumpangi tenggelam saat menyeberangi Sungai Naf menuju Bangladesh. Perahu tenggelam karena kelebihan muatan.

Menurut sejumlah laporan, foto Shohayet diambil dengan kamera ponsel setelah dia tenggelam. Foto bocah itu muncul seiring dengan peringatan yang dikeluarkan oleh media pemerintah tentang gambar dan berita palsu.

Pemerintah Myanmar melalui akun Facebook-nya juga memberikan sejumlah gambar dari kekejaman di negara-negara lain, bahkan juga dari film Hollywood untuk menguatkan klaimnya bahwa gambar-gambar tentang krisis Rohingya merupakan gambar palsu.
(mas)
Berita Terkait
Pakar PBB: Junta Myanmar...
Pakar PBB: Junta Myanmar Lakukan Kejahatan terhadap Kemanusiaan Sejak Kudeta
Sudah Bisa Ditebak,...
Sudah Bisa Ditebak, Partai Pro-militer Myanmar Menang Pemilu
PM Myanmar: Tidak Ada...
PM Myanmar: Tidak Ada Satu Kekuatan Pun yang Boleh Mengendalikan Dunia
Myanmar Akan Gelar Pemilu...
Myanmar Akan Gelar Pemilu pada Desember 2025
Terjebak Semalaman,...
Terjebak Semalaman, Demonstran Myanmar Berhasil Lolos dari Kepungan Pasukan Keamanan
Berlutut Hadang Polisi...
Berlutut Hadang Polisi Myanmar, Biarawati: Tembak Aku Saja
Berita Terkini
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
50 menit yang lalu
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
1 jam yang lalu
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
3 jam yang lalu
Pakar Militer Klaim...
Pakar Militer Klaim Iran Ingin Memulihkan Daya Tolak Terhadap Serangan AS
3 jam yang lalu
Bagaimana AS Kehilangan...
Bagaimana AS Kehilangan Helikopter Apache Pertama dalam Perang dengan Iran?
4 jam yang lalu
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
5 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved