Jenderal ISIS Pemenggal Orang Lari ke Eropa Bawa 400 Pasukan

Jum'at, 30 Desember 2016 - 04:44 WIB
Jenderal ISIS Pemenggal...
Jenderal ISIS Pemenggal Orang Lari ke Eropa Bawa 400 Pasukan
A A A
MILAN - Lavdrim Muhaxheri, yang dijuluki sebagai jenderal kelompok ISIS dilaporkan lari dari perang Suriah menuju Eropa dengan 400 pasukan. Muhaxheri dikenal sebagai pentolan kelompok ISIS yang pernah mengeksekusi penggal seorang sandera.

Jenderal ISIS dan ratusan pasukannya itu diduga telah berada di Eropa. Laporan itu bersumber dari intelijen Italia yang memiliki agen di Kosovo.

Menurut laporan intelijen Italia yang dikutip surat kabar L'Espresso, semalam (29/12/2016), ratusan pasukan ISIS itu lari dari Aleppo, Suriah, dan masuk ke Eropa. Caranya, mereka menyamar sebagai pengungsi.

Muhaxheri yang juga dikenal sebagai Abu Abdullah al Kosova, tidak hanya menjadi pemimpin ISIS Albania Kosovo. Dia juga dikenal sebagai salah satu tokoh yang memiliki pengaruh di kalangan para militan ISIS karena kemahirannya dalam merekrut para militan asing.

Dia berangkat ke Suriah pada akhir 2012. Dia pernah muncul dalam beberapa video propaganda, di mana dia menyerukan kepada para warga Albania untuk bergabung dengan ISIS yang dia klaim sebagai jihad.

Muhaxheri juga telah mengunggah foto-foto dirinya saat memenggal seorang pria. Dia juga muncul dalam video, di mana dia membunuh tawanan dengan senjata roket.

Pada tanggal 24 September 2014, Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) menetapkan Muhaxheri sebagai teroris global.

Surat kabar Italia yang mengutip data intelijen melaporkan bahwa antara 300 hingga 400 pasukan ISIS datang ke Kosovo dengan Muhaxheri.

Jaksa Kosovo menyatakan, Muhaxheri dan rekan tempurnya, Ridvan Haqifi, terlibat dalam rencana serangan terhadap lembaga-lembaga internasional dan negara. Tujuannya, untuk mendirikan Negara Islam.

Menurut kejaksaan, mereka berencana untuk menyerang tim sepak bola Israel selama pertandingan di Albania. Kantor pemerintah Kosovo dan situs Gereja Ortodoks Serbia juga jadi target serangan mereka.

“Banyak jihadis kembali ke Eropa dan Balkan, bertujuan untuk memukul benua tua. Beberapa dari mereka sedang diidentifikasi oleh dinas keamanan, tetapi banyak dari mereka yang berhasil menyeberangi perbatasan tanpa teridentifikasi,” tulis surat kabar Italia itu mengutip sumber intelijen.
(mas)
Berita Terkait
ISIS Serbu Penjara Kurdi...
ISIS Serbu Penjara Kurdi Suriah, 25 Tewas
Pemberontak Gelar Serangan...
Pemberontak Gelar Serangan Kejutan Skala Besar di Suriah
ISIS Dituding Curi Ribuan...
ISIS Dituding Curi Ribuan Domba di Suriah untuk Membiayai Sel-sel Teror
Reaksi terhadap Transisi...
Reaksi terhadap Transisi Suriah dan Kekhawatiran Kembalinya ISIS
ISIS Sergap Konvoi Pasukan...
ISIS Sergap Konvoi Pasukan Rezim Suriah, 26 Orang Tewas
Intelijen AS dan Inggris...
Intelijen AS dan Inggris Minta ISIS Serang Pangkalan Militer Rusia di Suriah
Berita Terkini
Trump: AS dan Iran Teken...
Trump: AS dan Iran Teken Kesepakatan Hari Ini, Selat Hormuz Akan Dibuka untuk Semua
14 menit yang lalu
10 Negara dengan Rudal...
10 Negara dengan Rudal Balistik Terkuat di Dunia, Juaranya Bukan AS
1 jam yang lalu
Pentagon Mengungkap...
Pentagon Mengungkap Kumpulan Data UFO Baru, Apakah Banyak Kejutan?
3 jam yang lalu
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
4 jam yang lalu
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
8 jam yang lalu
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
9 jam yang lalu
Infografis
Mampukah John Herdman...
Mampukah John Herdman Bawa Timnas Indonesia ke Panggung Dunia?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved