Rusia Jajal 162 Senjata Canggih Baru dalam Perang Suriah

Jum'at, 23 Desember 2016 - 07:32 WIB
Rusia Jajal 162 Senjata...
Rusia Jajal 162 Senjata Canggih Baru dalam Perang Suriah
A A A
MOSKOW - Rusia mengakui sudah menguji 162 senjata canggih baru dalam operasi militer atau perang di Suriah. Pengakuan ini disampaikan Menteri Pertahanan (Menhan) Rusia Sergey Shoigu dalam pertemuan para pejabat senior Kremlin yang dipimpin Presiden Vladmir Putin, Kamis petang.

Shoigu mengatakan tujuan utama dari operasi militer Rusia di Suriah adalah untuk mencegah disintegrasi negara tersebut. Namun, operasi militer itu dia akui juga menjadi kesempatan untuk menguji ratusan senjata canggih Moskow.

”Selama operasi di Suriah, 162 senjata canggih dan upgrade telah diuji dalam pertempuran. Mereka telah terbukti sangat efisien,” ucap Shoigu.

Menhan Rusia ini mencontohkan beberapa senjata dan alat tempur Kremlin yang diuji dalam pertempuran di Suriah. Di antaranya, pesawat jet tempur Su-30SM dan jet tempur Su-34. Kemudian, helikopter Mi-28N dan Ka-52, rudal jelajah Kalibr, serta senjata-senjata canggih lain.

Menurut Shoigu, 10 dari 162 senjata yang diuji mengungkapkan kelemahan yang belum diidentifikasi pada rentang tes. Hal itu mendorong kementeriannya untuk berhenti membelinya dan meminta para pengembang untuk memperbaikinya.

“Keterlibatan Rusia telah mencegah disintegrasi negara Suriah, merusak rantai 'revolusi warna' di Timur Tengah dan Afrika Utara, dan meluncurkan proses untuk mencapai penyelesaian politik dan rekonsiliasi antara pihak yang bertikai,” klaim Shoigu.

Shoigu lebih lanjut mengatakan, sejauh ini, 18.800 sorti dan 71.000 serangan udara telah dilakukan oleh Angkatan Udara Rusia sebagai bagian dari operasi militer di Suriah. Pesawat-pesawat tempur Rusia telah menghantam ratusan kamp pelatihan, kendaraan militer, dan sistem artileri dari kelompok militan.

Tahun ini juga, ujar Shoigu, anggota-anggota NATO telah meningkatkan pengawasannya terhadap aset militer Rusia. ”Intensitas pengawasan angkatan laut di dekat perairan teritorial kami telah meningkat sebesar 50 persen. Kami sedang memantau situasi dan mencegah setiap upaya untuk melanggar perbatasan laut kami,” katanya.

Menurutnya, jumlah penerbangan pesawat-pesawat NATO telah tiga kali lipat selama satu dekade terakhir, sehingga diperlukan peningkatan penyebaran jet-jet tempur Rusia untuk membayangi pesawat NATO.

NATO juga telah melakukan latihan militer dua kali lebih banyak.”Sebagian besar menargetkan Rusia,” ujarnya, seperti dikutip Russia Today, semalam (22/12/2016). Sebagai contoh, dia menunjukkan latihan perang militer Inggris yang menggunakan tank tua Soviet dan kontraktor sipil yang mengenakan seragam Rusia.
(mas)
Berita Terkait
Apakah Rusia Dukung...
Apakah Rusia Dukung Bashar al-Assad?
Kecam Invasi Israel...
Kecam Invasi Israel ke Suriah, Rusia Tarik Aset Militernya
Diburu Pasukan Pemerintah,...
Diburu Pasukan Pemerintah, Loyalis Bashar Al Assad Bersembunyi di Pangkalan Udara Rusia
Rusia Akui Uji Coba...
Rusia Akui 'Uji Coba' Tank T-14 Armata di Suriah
Operasi Khusus Rusia-Suriah...
Operasi Khusus Rusia-Suriah Bebaskan Pasukan yang Ditawan Pemberontak
Rusia Tegaskan Barat...
Rusia Tegaskan Barat Dukung Para Teroris di Suriah
Berita Terkini
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
59 menit yang lalu
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
1 jam yang lalu
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
2 jam yang lalu
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
3 jam yang lalu
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
5 jam yang lalu
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
5 jam yang lalu
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved