PM Israel Desak AS Veto Resolusi PBB Pengutuk Permukiman di Palestina

Kamis, 22 Desember 2016 - 14:32 WIB
PM Israel Desak AS Veto...
PM Israel Desak AS Veto Resolusi PBB Pengutuk Permukiman di Palestina
A A A
TEL AVIV - Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu mendesak Amerika Serikat (AS) untuk memveto rancangan resolusi Dewan Keamanan (DK) PBB yang bertujuan untuk mengutuk proyek permukiman Israel di tanah Palestina yang diduduki. Netanyahu anggap resolusi DK PBB itu sebagai resolusi anti-Israel.

Pada hari Kamis (22/12/2016), sebanyak 15 anggota DK PBB akan menggelar voting untuk memutuskan nasib resolusi DK PBB pengutuk proyek permukiman Israel tersebut.

Teks resolusi yang telah beredar pada Rabu malam, berisi tuntutan pada Israel untuk segera menghentikan semua proyek permukiman di tanah Palestina yang diduduki, termasuk di Yerusalem Timur.

“Rancangan resolusi menekankan bahwa penghentian semua kegiatan permukiman Israel adalah penting untuk menyelamatkan solusi dua-negara,” bunyi teks resolusi yang sudah bocor ke publik.

AS yang merupakan sekutu utama Israel, pada tahun 2011 sudah memveto rancangan resolusi yang mengutuk proyek permukiman Israel.

Namun, baru-baru pemerintahan Barack Obama menyampaikan ketidaksetujuannya atas kebijakan permukiman Israel. Kini, pemerintahan Obama diuji lagi apakah memilih veto atau berani menentang keinginan Israel.

Duta Besar Israel untuk PBB Danny Danon terus mengkritik rancangan resolusi itu. Menurutnya, waktu yang tepat adalah membahas krisis Suriah, bukan mengusik permukiman Israel.

"Ini adalah aneh, sementara ribuan orang sedang dibantai di Suriah, Dewan Keamanan (PBB) mendedikasikan waktu khusus untuk membahas kecaman dari satu-satunya (negara) demokrasi di Timur Tengah (Israel),” ujar Danon, seperti dikutip Jerusalem Post.

”Kami berharap sekutu terbesar kami untuk tidak membiarkan resolusi anti-Israel sepihak ini,” ujarnya.

Lebih dari 500.000 warga Israel tinggal di pemukiman di Tepi Barat dan di sekitar Yerusalem Timur, yang dibangun sejak pendudukan Israel di wilayah Palestina tahun 1967.
(mas)
Berita Terkait
Alasan Amerika Serikat...
Alasan Amerika Serikat Tak Mengakui Palestina sebagai Negara Merdeka
Sidang PBB Bahas Konflik...
Sidang PBB Bahas Konflik Palestina
Pakar HAM PBB Kecam...
Pakar HAM PBB Kecam Rencana Aneksasi Israel dan Dukungan AS
Amerika Serikat Desak...
Amerika Serikat Desak Pemimpin Palestina Diganti, PLO Tak Terima
AS Edarkan Rancangan...
AS Edarkan Rancangan Resolusi PBB Hak Israel Membela Diri
Gunakan Hak Veto, AS...
Gunakan Hak Veto, AS Gagalkan Palestina Jadi Anggota PBB
Berita Terkini
Tuntut Kemerdekaan dari...
Tuntut Kemerdekaan dari China, Pria Tibet Tewas Bakar Diri di Luar Markas PBB
17 menit yang lalu
Iran Peringatkan AS...
Iran Peringatkan AS dan Israel Jangan Serang Prosesi Pemakaman Khamenei!
1 jam yang lalu
Jadi Anak Presiden dan...
Jadi Anak Presiden dan Jabat Panglima Militer, Jenderal Ini Seenaknya Menutup Media
2 jam yang lalu
5 Pemimpin Muslim yang...
5 Pemimpin Muslim yang Jenazahnya Diawetkan sebelum Dimakamkan, Ali Khamenei Paling Lama
2 jam yang lalu
Ketika Uang Negara Rp35.914...
Ketika Uang Negara Rp35.914 Triliun Lenyap Dikorupsi sejak 2003
3 jam yang lalu
Mojtaba Disebut Tak...
Mojtaba Disebut Tak Akan Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei, Ini Alasannya
3 jam yang lalu
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved