Kapal Perang China Rebut Drone Selam AS, Trump Marah

Minggu, 18 Desember 2016 - 02:34 WIB
Kapal Perang China Rebut...
Kapal Perang China Rebut Drone Selam AS, Trump Marah
A A A
WASHINGTON - Aksi kapal perang China yang merebut drone bawah laut atau drone selam milik Amerika Serikat (AS) di Laut China Selatan membuat presiden terpilih Donald Trump marah. Trump menyebut tindakan China itu belum pernah terjadi sebelumnya.

Kemarahan Trump dilampiaskan melalui akun Twitter-nya, @realDonaldTrump. ”China mencuri drone untuk penelitian milik Angkatan Laut AS di perairan internasional, mengangkatnya ke permukaan, dan dibawa ke wilayah China. Langkah tersebut belum pernah terjadi sebelumnya,” bunyi tweet Trump, sebagaimana dikutip Time, Minggu (18/12/2016).

Pentagon menegaskan bahwa drone selam atau unmanned underwater vehicles (UUV) itu milik AS dan China tidak berhak mengambilnya. UUV tersebut dioperasikan kapal survei oseanografi, USNS Bowditch.

Baca:
Kapal Perang China Rebut Drone Selam AS di Laut China Selatan


UUV AS direbut kapal perang China saat beroperasi di sebuah perairan internasional di Laut China Selatan yang berjarak 92 km dari sebelah barat laut Filipina.

”Itu milik kami,” kata kapten Angkatan Laut AS Jeff Davis kepada wartawan. Ini jelas ditandai sebagai milik kami. Kami ingin (UUV) kembali, dan kami ingin hal seperti ini tidak terjadi lagi.”

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri China mengecam balik reaksi Donald Trump atas penyitaan UUV AS oleh kapal perang Beijing.

”China memutuskan untuk kembali ke pihak AS dengan cara yang tepat, China dan AS telah berada dalam komunikasi yang panjang tentang hal itu,” kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan.

”Selama proses ini, pihak AS bersikap unilateral dan secara terbuka menyampaikan hyping up yang tidak pantas, dan tidak bermanfaat bagi resolusi untuk kelancaran masalah ini. Kami menyatakan menyesal (atas reaksi AS) ini.”
(mas)
Berita Terkait
Kapal Induk AS Gelar...
Kapal Induk AS Gelar Latihan di Laut China Selatan
Dekati Kepulauan Paracel,...
Dekati Kepulauan Paracel, China Kirim Peringatan ke Kapal Berpeluru Kendali AS
Kirim Kapal Perang Berpeluru...
Kirim Kapal Perang Berpeluru Kendali, AS Tantang Klaim China di LCS
AS Sangkal Kapal Perangnya...
AS Sangkal Kapal Perangnya Diusir China di Laut China Selatan
AS: Undang-undang Maritim...
AS: Undang-undang Maritim Baru China Langgar Perjanjian Internasional
Pesawat Bomber AS dan...
Pesawat Bomber AS dan Kapal Induk China 'Pemanasan' di Laut China Selatan
Berita Terkini
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
17 menit yang lalu
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
1 jam yang lalu
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
3 jam yang lalu
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
3 jam yang lalu
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
3 jam yang lalu
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
4 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved