AS Isyaratkan Pengerahan Banyak Kapal Perang ke Laut Hitam

Kamis, 08 Desember 2016 - 11:48 WIB
AS Isyaratkan Pengerahan...
AS Isyaratkan Pengerahan Banyak Kapal Perang ke Laut Hitam
A A A
WASHINGTON - Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) mengisyaratkan untuk mengerahkan banyak kapal perang guna patroli ke Laut Hitam. Kemungkinan pengerahan kapal-kapal perang itu diungkap perwira senior Angkatan Laut AS Wakil Laksamana James G Foggo III.

AS telah mengirimkan serangkaian kapal perang ke Laut Hitam sejak krisis Ukraina pecah pada tahun 2014 atau setelah NATO menolak untuk mengakui bergabungnya Crimea ke Rusia. Langkah AS itu juga sebagai respons atas kehadiran militer Rusia di semenanjung Crimea.

“Itu tergantung pada apakah tantangan di wilayah tersebut menjadi lebih atau kurang mendesak,” kata Foggo kepada Sputnik pada Rabu, di sela-sela acara “Defense Forum 2016” yang diselenggarakan oleh US Naval Institute di Washington. "Jelas, ketika hal-hal menjadi lebih intens, Anda melihat kehadiran kapal (perang) tambahan,” lanjut Foggo.

AS terikat Konvensi Montreux 1936, yang menetapkan batas waktu kehadiran kapal-kapal perangnya di Laut Hitam tak lebih dari 21 hari. Sedangkan NATO menghendaki pengerahan kapal perang lebih banyak di kawasan itu meski Rumania dan Bulgaria menolak ide NATO tersebut.

”Kami mungkin memiliki sebuah kapal perang Angkatan Laut AS di sana, di bawah bendera AS, (untuk) operasi bilateral atau multilateral, NATO berada di sana beroperasi sekitar sepertiga tahun, dan Angkatan Laut Federasi Rusia menempatkan lebih banyak aset di sana dan hal-hal membuat lebih ramai,” ujar Foggo, yang dilansir Kamis (8/12/2016).

Foggo telah menjadi Direktur Staf Angkatan Laut AS bulan lalu setelah sebelumnya menjabat sebagai Komandan Armada Keenam AS dan wakil komandan Angkatan Laut AS di Eropa. Dia pernah memerintah satuan tugas maritim NATO selama 2011 saat intervensi di Libya.

Selama presentasi di”Defense Forum 2016” Foggo mengatakan tantangan yang dihadapi Angkatan Laut AS saat ini adalah, Rusia, kelompok radikal dan gelombang pengungsi. ”Kita harus tetap waspada,” katanya.

Menurutnya, Angkatan Laut Rusia memiliki beberapa sistem senjata yang sangat efektif. ”Mereka di luar sana dan mereka cukup bagus,” ujarnya.
(mas)
Berita Terkait
Hubungan Amerika Serikat...
Hubungan Amerika Serikat dan Ukraina Dikabarkan Retak
Perbandingan Wagner...
Perbandingan Wagner Rusia dan Blackwater Amerika Serikat
Survei: Warga Amerika...
Survei: Warga Amerika Serikat Makin Ragu Dukung Ukraina
Rusia: Krisis Ukraina...
Rusia: Krisis Ukraina akibat Tujuan Kebijakan Amerika Serikat
4 Senjata Ukraina yang...
4 Senjata Ukraina yang Dipasok oleh Amerika Serikat
Pejabat Rusia yang Dilarang...
Pejabat Rusia yang Dilarang Masuk ke Amerika Serikat
Berita Terkini
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
11 menit yang lalu
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
1 jam yang lalu
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
1 jam yang lalu
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
2 jam yang lalu
Dunia Tahu Israel Memiliki...
Dunia Tahu Israel Memiliki Senjata Nuklir, tapi Kenapa Diam Saja?
3 jam yang lalu
Mengapa Komunitas Internasional...
Mengapa Komunitas Internasional Tak Bisa Menghentikan Gazanisasi di Lebanon?
4 jam yang lalu
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved