Erdogan Tuding Belgia Pusat Militan Kurdi dan Komplotan Kudeta
Rabu, 16 November 2016 - 16:23 WIB
Erdogan Tuding Belgia Pusat Militan Kurdi dan Komplotan Kudeta
A
A
A
ANKARA - Presiden Turki, Tayyip Erdogan, menuduh Belgia sebagai pusat penting bagi pendukung Partai Pekerja Kurdistan (PKK) yang dilarang Turki. Belgia juga menjadi pusat bagi ulama Ankara yang mengatur kudeta gagal pada Juli lalu.
Hal itu diungkapkan Erdogan di Ankara sebelum meninggalkan Turki untuk melakukan kunjungan resmi ke Pakistan seperti dikutip dari Reuters, Rabu (16/11/2016).
Dalam kesempatan itu, Erdogan juga mengatakan jika ia telah menunjukkan sejumlah bukti dokumenter kepada para pejabat Jerman yang menunjukkan organisasi di negara itu tengah mengumpulkan uang untuk militan PKK.
PKK adalah kelompok pemberontak bersenjata di wilayah tenggara Turki yang menjadi wilayah utama suku Kurdi. Kelompok ini telah tiga dekade melakukan pemberontakan dan telah dianggap sebagai organisasi teroris oleh Eropa, Amerika Serikat dan Turki. Ankara mengatakan bahwa sekutu Barat-nya tidak berbuat cukup banyak untuk melawan kelompok tersebut.
Tidak hanya didalam negeri, Turki juga memerangi kelompok Kurdi yang berada di Suriah. Ankara menilai, kelomopok Kurdi di Suriah dalam hal ini YPG merupakan perpanjangan tangan dari kelompok PKK. Ankara bahkan menilai, kelompok tersebut akan membentuk negara sendiri di Suriah.
Hal itu diungkapkan Erdogan di Ankara sebelum meninggalkan Turki untuk melakukan kunjungan resmi ke Pakistan seperti dikutip dari Reuters, Rabu (16/11/2016).
Dalam kesempatan itu, Erdogan juga mengatakan jika ia telah menunjukkan sejumlah bukti dokumenter kepada para pejabat Jerman yang menunjukkan organisasi di negara itu tengah mengumpulkan uang untuk militan PKK.
PKK adalah kelompok pemberontak bersenjata di wilayah tenggara Turki yang menjadi wilayah utama suku Kurdi. Kelompok ini telah tiga dekade melakukan pemberontakan dan telah dianggap sebagai organisasi teroris oleh Eropa, Amerika Serikat dan Turki. Ankara mengatakan bahwa sekutu Barat-nya tidak berbuat cukup banyak untuk melawan kelompok tersebut.
Tidak hanya didalam negeri, Turki juga memerangi kelompok Kurdi yang berada di Suriah. Ankara menilai, kelomopok Kurdi di Suriah dalam hal ini YPG merupakan perpanjangan tangan dari kelompok PKK. Ankara bahkan menilai, kelompok tersebut akan membentuk negara sendiri di Suriah.
(ian)