Duterte Batalkan Rencana Pembelian Senjata dari AS

Senin, 07 November 2016 - 19:54 WIB
Duterte Batalkan Rencana...
Duterte Batalkan Rencana Pembelian Senjata dari AS
A A A
MANILA - Presiden Filipina Rodrigo Duterte dilaporkan telah memerintahkan kepolisian Filipina untuk membatalkan rencana pembelian senjata dari Amerika Serikat (AS). Perintah pembatalan ini datang setelah AS memutuskan untuk menunda kerjasama pembelian senjata dengan Filipina karena kekhawatiran tentang pelanggaran HAM.
Duterte mengatakan, pihaknya tidak akan bergantung pada AS. Oleh karena itu, dia memutuskan untuk membatalkan pembelian senjata dari AS, dan akan mencari sumber lain yang menjual senjata dengan kualitas yang sama, tapi dengan harga yang lebih murah.
"Kami tidak akan bersikeras membeli senjata mahal dari AS. Kami selalu bisa mendapatkanya dari tempat lain. Saya memerintahkan polisi untuk membatalkannya. Kami tidak membutuhkan mereka (AS)," kata Duterte dalam pidato yang disiarkan televisi pada acara yang dihadiri oleh pemimpin pemberontak Muslim.
"Kami hanya harus mencari sumber lain yang lebih murah dan mungkin lebih tahan lama dan sama bagusnya dengan senjata yang kami beli dari mereka (AS)," sambungnya, seperti dilansir Reuters pada Senin (7/11).
Pembatalan rencana pembelian senjata yang dimaksudkan untuk memperkuat kepolsian Filipian semakin menunjukan betapa buruknya hubungan antara AS dan Filipina. Seperti diketahui, hubungan keduanya memburuk setelah AS mengkritik kebijakan anti-narkoba yang diterapkan Duterte.
(esn)
Berita Terkait
Diskusi Peta dan Kemunculan...
Diskusi Peta dan Kemunculan Bangsa Filipina dengan Pembicara Sejarawan Ternama
Presiden Filipina Duterte...
Presiden Filipina Duterte Bersaing dengan Putrinya Perebutkan Kursi Wapres
Pelaku Bom Filipina...
Pelaku Bom Filipina Disebut WNI, Menlu: Masih Diselidiki
Musuh Sekaligus Pengkritik...
Musuh Sekaligus Pengkritik Perang Narkoba Duterte Maju Pilpres Filipina
Duterte Incar Kursi...
Duterte Incar Kursi Wapres Filipina setelah Lengser
Rencanakan Pemboman,...
Rencanakan Pemboman, 'Calon Pengantin' Perempuan Diciduk Tentara Filipina
Berita Terkini
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
37 menit yang lalu
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
1 jam yang lalu
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
2 jam yang lalu
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
3 jam yang lalu
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
4 jam yang lalu
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
5 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved