Menjerit, Ningsih Disiksa Bankir Inggris Pakai Tang hingga Pisau Gerigi

Selasa, 25 Oktober 2016 - 16:35 WIB
Menjerit, Ningsih Disiksa...
Menjerit, Ningsih Disiksa Bankir Inggris Pakai Tang hingga Pisau Gerigi
A A A
HONG KONG - Para juri atau hakim Pengadilan Tinggi di Hong Kong pada Selasa (25/10/2016) memutar rekaman video penyiksaan dari iPhone Rurik Jutting, terdakwa pembunuh dan pemerkosa dua wanita Indonesia di Hong Kong. Jutting merasa “tak berdosa” membunuh dua wanita Indonesia, Sumarti Ningsih dan Seneng Mujiasih, Oktober 2014 lalu.

Jutting, 31, pria Inggris yang pernah bekerja sebagai bankir Merrill Lynch---sebuah bank Amerika---terancam hukuman penjara seumur hidup jika terbukti bersalah.

Dalam sidang, juri pengadilan menyaksikan rekaman video berdurasi 20 menit berisi penyiksaan Jutting terhadap Ningsih. Jutting mengaku menawarkan uang untuk berhubungan badan dengan Ningsih.

Baca: Bunuh 2 Wanita Indonesia, Bankir Inggris Merasa "Tak Berdosa"

Meski rekaman diputar, namun wartawan di pengadilan tidak bisa melihatnya. Layar video hanya diperuntukkan untuk juri dan terdakwa.

”Apakah Anda ingin saya untuk memukul Anda? Jika Anda menjawab ya, saya memukul Anda sekali. Jika Anda mengatakan tidak saya memukul dua kali,” kata Jutting dalam video itu.

“Jika Anda berteriak, saya akan memukul Anda, Anda mengerti?,” lanjut Jutting. Pria Inggris itu berulang kali menegaskan pada Ningsih jika dia mencintainya.

Menurut wartawan Agence France-Presse yang berada di pengadilan, ada suara jeritan Ningsih yang terdengar dari video meski akhirnya cepat diredam.

Baca juga:
Bankir Inggris Memperkosa Ningsih Berkali-kali dan Menyiksanya 4 Jam


Menurut pengadilan, Jutting telah memotong leher korban dengan pisau bergerigi di kamar mandi apartemennya di Hong Kong setelah memaksa korban untuk menjilat mangkuk toilet.

“Nama saya Rurik Jutting. Sekitar lima menit yang lalu, saya baru saja membunuh, membunuh wanita ini di sini,” katanya, dalam rekaman di iPhone-nya.

”Saya menawannya. Ini adalah hari Senin, hari itu, hari Sabtu (ketika Jutting menjemput Ningsih). Saya memperkosa berkali-kali. Saya menyiksanya begitu buruk. Yesus Kristus,” lanjut Jutting dalam video tersebut, seperti dikutip Daily Mirror.

Pihak pengadilan menyatakan, Jutting menyiksa Ningsih selama sekitar empat jam sebelum korban akhirnya tewas. Selain dengan pisau bergerigi, korban disiksa dengan tang, mainan seks, dan ikat pinggang.

Jutting dalam sidang mengaku tidak sadar ketika memperkosa dan menyiksa korban. Dia berdalih saat itu sedang dalam pengaruh kokain.
(mas)
Berita Terkait
Inggris Siap Tampung...
Inggris Siap Tampung Warga Hong Kong
Rekor, Jumlah Warga...
Rekor, Jumlah Warga Hong Kong yang Mengajukan Paspor Inggris
Inggris Tawarkan Kewarganegaraan...
Inggris Tawarkan Kewarganegaraan kepada Tiga Juta Warga Hong Kong
Inggris Peringatkan...
Inggris Peringatkan China: Jangan Rusak Permata Hong Kong
China Murka Inggris...
China Murka Inggris Tawarkan Kewarganegaraan pada Penduduk Hong Kong
Bersitegang dengan Inggris,...
Bersitegang dengan Inggris, China Siapkan Serangan Balik yang Kuat
Berita Terkini
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
49 menit yang lalu
4 Fakta Film Odyssey...
4 Fakta Film Odyssey yang Picu Ketegangan, dari Isu Kulit Hitam hingga Transgender
53 menit yang lalu
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
1 jam yang lalu
Militer AS Tutupi Jumlah...
Militer AS Tutupi Jumlah Korban Luka dan Tewas, Malu karena Kalah Perang Iran?
2 jam yang lalu
China Perluas Pengaruh...
China Perluas Pengaruh di Kirgizstan, Warga Khawatir soal Kedaulatan
2 jam yang lalu
Korban Jiwa Militer...
Korban Jiwa Militer AS Berjatuhan, Trump: Iran Akan Bayar Berkali-kali Lipat!
2 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved