Rekor, Jumlah Warga Hong Kong yang Mengajukan Paspor Inggris

Minggu, 27 September 2020 - 17:31 WIB
loading...
Rekor, Jumlah Warga...
Jumlah warga Hong Kong yang mengajukan paspor BNO melonjak delapan kali lipat. Foto/Ilustrasi/Sindonews
A A A
HONG KONG - Jumlah penduduk Hong Kong yang ingin memperbarui atau mengajukan permohonan paspor British National (Overseas) mencetak rekor pada tahun lalu. Pemicunya adalah aksi protes anti-pemerintah yang meletus di kota yang menjadi pusat keuangan global itu,

Menurut South China Morning Post (SCMP), 154.218 paspor BNO telah diterbitkan selama tahun 2019. Jumlah ini meningkat delapan kali lipat dari tahun sebelumnya, mengutip data pemerintah Inggris.

"Otoritas juga mencatat 32.813 pembaruan pada akhir Juni tahun ini, jumlah tertinggi kedua sejak 2006," tulis SCMP yang dinukil Bloomberg, Minggu (27/9/2020).

Dokumen identitas tersebut merupakan produk akhir dari era kolonial Inggris , dibuat untuk mengakui penduduk Hong Kong yang saat itu sebagai warga negara Inggris di luar negeri, meskipun hanya memberi pemegang paspor hak untuk mengunjungi negara tersebut selama enam bulan. (Baca juga: Inggris Tawarkan Kewarganegaraan kepada Tiga Juta Warga Hong Kong )

Namun pada bulan Juli, pemerintah Inggris meningkatkan status pemegang paspor BNO untuk menawarkan mereka jalan menuju kewarganegaraan Inggris sebagai respon atas penerapan Undang-undang Keamanan Nasional yang kontroversial oleh pemerintah China.

Kerusuhan politik tahun lalu dan pemberlakuan undang-undang keamanan tahun ini telah mendorong banyak penduduk Hong Kong merencanakan keluar dari wilayah bekas koloni Inggris itu untuk mencari stabilitas dan kebebasan yang lebih besar. Inggris sendiri telah menjadi tujuan yang semakin menarik dengan pelonggaran kebijakan imigrasi terhadap pemegang BNO. Realtors di London sudah melihat lonjakan minat dari Hong Kong, dengan permintaan naik hampir 80% tahun ini untuk beberapa agensi.(Baca juga: China Ancam Tolak Paspor Nasional Luar Negeri Inggris )

Diperkirakan ada 350.000 pemegang paspor BNO di Hong Kong, dan sekitar 2,5 juta yang memenuhi syarat.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Horor! Penyerang Berpisau...
Horor! Penyerang Berpisau Mencoba Memenggal Seorang Pria di Tempat Umum
5 Fakta Trump Ingin...
5 Fakta Trump Ingin Membeli Kepulauan Chagos yang Sangat Strategis
Hong Kong Bongkar Sindikat...
Hong Kong Bongkar Sindikat Merchandise Piala Dunia Palsu Senilai Rp359 Miliar
3 Pelaut India Tewas...
3 Pelaut India Tewas Akibat Serangan Kapal Tanker oleh AS di Lepas Pantai Oman
Sebelum Meninggal Dunia,...
Sebelum Meninggal Dunia, Putri Thailand Bajrakitiyabha Alami Gangguan Jantung Serius
Rekomendasi
Amerika Serikat vs Paraguay:...
Amerika Serikat vs Paraguay: Awal Krusial di Grup D Piala Dunia 2026
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
PHEV Indonesia 2026:...
PHEV Indonesia 2026: Tahun Ketika BYD Memangkas Harga, Pasar Berlipat Ganda
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved