Kemesraan China-Duterte Bikin Jepang Khawatir

Jum'at, 21 Oktober 2016 - 16:16 WIB
Kemesraan China-Duterte...
Kemesraan China-Duterte Bikin Jepang Khawatir
A A A
TOKYO - Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe, berencana melakukan pertemuan pribadi dengan Presiden Filipina Rodrigo Duterte di Tokyo minggu depan. Pertemuan ini untuk berusaha agar Duterte tetap berada dalam jalur untuk membendung ambisi Beijing terhadap Laut China Selatan (LCS) yang dipimpin oleh Amerika Serikat (AS).

"Jepang ingin menjelaskan sikap regional, termasuk pemikiran mengenai Laut China Selatan. Abe ingin membuat koneksi dengan Duterte," kata sumber di pemerintah Jepang seperti dikutip dari Reuters, Jumat (21/10/2016).

Sumber-sumber yang lain mengatakan Abe akan mengadakan pembicaraan empat mata dengan Duterte di kediamannya di Tokyo pada Rabu malam, pertemuan yang lebih formal bersama para pejabat senior. "Ini tidak biasa bagi perdana menteri Jepang untuk mengadakan pertemuan yang lebih kecil," sumber lain mengatakan.

Duterte mengunjungi Beijing pertama bersama dengan rombongan sekitar 200 orang pebisnis. Ia mengucapkan selamat tinggal kepada AS dan siap bekerjasama dengan China. "Sekarang Jepang tampaknya bertekad untuk membina hubungan dengannya dan akan menghindari topik panas (misalnya hak asasi manusia) supaya Duterte tidak mengesampingkan mereka juga," kata salah satu sumber.

Seorang pejabat pemerintah Jepang mengatakan Tokyo ingin mengkonfirmasi pentingnya supremasi hukum dan kebebasan navigasi. Bagaimanapun tidak mungkin jika Abe akan mencoba untuk campur tangan dalam pernyataan Duterte terkait Washington atau membahas putusan Hague.

Sementara Kepala Sekretaris Kabinet Yoshihide Suga mengatakan Tokyo tengah melihat bagaimana perkembangan antara China, Filipina, dan AS yang mungkin mempengaruhi Jepang. Namun Suga tidak mau berkomentar.

"Dalam kaitan dengan masalah di Laut Cina Selatan, kami sedang mencari mencapai solusi diplomatik melalui kerjasama antara dengan negara-negara yang terlibat," Suga kepada media briefing rutin pada hari Jumat.
(ian)
Berita Terkait
Menlu Filipina kepada...
Menlu Filipina kepada China: Keluar dari Laut China Selatan!
Bersitegang dengan China,...
Bersitegang dengan China, Filipina Bangun Stasiun Pemantau di LCS
Duterte: Konflik dengan...
Duterte: Konflik dengan China Pasti Berujung Pertumpahan Darah
Menhan Filipina: Beijing...
Menhan Filipina: Beijing Ingin Caplok Lebih Banyak Wilayah di Laut China Selatan
Filipina: Dunia Dukung...
Filipina: Dunia Dukung Kami, China Sendirian
Sejarah Konflik China-Filipina...
Sejarah Konflik China-Filipina dalam Sengketa Laut China Selatan
Berita Terkini
Israel Ingin Bangun...
Israel Ingin Bangun Kekuatan Militer di Gaza, Hamas: Zionis Ingin Pecah Belah Rakyat Palestina
48 menit yang lalu
Turki Jadi Bagian Penting...
Turki Jadi Bagian Penting Arsitektur Keamanan NATO di Masa Depan
1 jam yang lalu
10 Pemakaman Pemimpin...
10 Pemakaman Pemimpin Dunia yang Dihadiri Jutaan Rakyat, Rekor Khomeini Belum Terpecahkan
2 jam yang lalu
Jerman Tuding China...
Jerman Tuding China Latih Pasukan Rusia, Beijing: Kita Tidak Memihak
3 jam yang lalu
4 Alasan Wapres Filipina...
4 Alasan Wapres Filipina Sara Duterte Terancam Dimakzulkan, Konflik dengan Presiden hingga Terjerat Skandal Korupsi
4 jam yang lalu
Menhan Israel Ancam...
Menhan Israel Ancam Bunuh Para Pemimpin Iran Pengganti Khamenei
5 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved