Warga Mosul Sebut ISIS Gunakan Perisai Manusia

Rabu, 19 Oktober 2016 - 14:04 WIB
Warga Mosul Sebut ISIS...
Warga Mosul Sebut ISIS Gunakan Perisai Manusia
A A A
BAGHDAD - Warga Mosul mengatakan ISIS menggunakan warga sipil sebagai perisai manusia menanggapi serangan pasukan Irak dan Kurdi yang berhasil merebut desa terpencil di wilayah itu. Keberadaan pemimpin ISIS di antara ribuan militan garis keras menunjukkan kelompok itu akan berusaha keras mengusir pasukan koalisi.

Melalui telepon, warga mengatakan lebih dari 100 keluarga telah mulai bergerak dari pinggiran selatan dan timur kota yang terkena serangan menuju pusat kota. Militan ISIS mencegah warga melarikan diri dan salah satu warga mengatakan warga sipil diarahkan ke sejumlah bangunan.

"Ini cukup jelas ISIS telah menggunakan warga sipil sebagai perisai manusia dengan memungkinkan keluarga untuk tinggal di bangunan yang mungkin menjadi sasaran serangan udara," kata Abu Mahir, yang tinggal di dekat universitas kota seperti dikutip dari Reuters, Rabu (19/10/2016).

Sementara di Washington, juru bicara Pentagon Kapten Jeff Davis mengatakan kepada wartawan diketahui bahwa warga sipil digunakan sebagai perisai manusia.

"Ini sudah berlangsung selama beberapa minggu di mana kita telah melihat warga sipil secara paksa ditahan dan gerakan mereka dicegah di mana mereka tidak bisa keluar dari Mosul. Mereka ditahan di sana sesuai kehendak mereka (ISIS)," katanya kepada wartawan.

Davis menjelaskan operasi untuk merebut kembali Mosul sebagai "perjuangan yang berbahaya", menambahkan: " Tapi saya akan memberitahu Anda kami telah melihat kemajuan yang sangat baik. Ini hari pertama, tidak terlalu berharap, ini masih membutuhkan waktu."

Sekitar 1,5 juta orang masih hidup di Mosul dan Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) mengatakan Negara Islam dapat menggunakan puluhan ribu warga sebagai tameng manusia untuk mempertahankan benteng kota terakhir mereka di Irak.

Baca juga:
ISIS Dikhawatirkan Gunakan Warga Mosul sebagai Tameng
(ian)
Berita Terkait
Enam Tahun Pasca Serangan...
Enam Tahun Pasca Serangan ISIS, Nasib Kaum Yazidi Masih Belum Jelas
Irak Setop Tayangan...
Irak Setop Tayangan Prank Berbau Aksi Teror
Bom Sepeda Motor Tewaskan...
Bom Sepeda Motor Tewaskan 4 Orang di Irak, Diduga Dilakukan ISIS
ISIS Masih Kuat, NATO...
ISIS Masih Kuat, NATO akan Kirim 3.500 Pasukan Tambahan ke Irak
Warga Irak Sambut Paus...
Warga Irak Sambut Paus Fransiskus di Bekas Pertahanan ISIS
Pernah Jajah Irak, George...
Pernah Jajah Irak, George Bush Akui Tak Tahu Banyak Urusan Internasional
Berita Terkini
Jenderal Paling Ditakuti...
Jenderal Paling Ditakuti Israel dan AS Ini Muncul dari Persembunyian saat Pemakaman Khamenei
3 jam yang lalu
Nada Kemenangan Rusia...
Nada Kemenangan Rusia Berubah Drastis ketika Ukraina Terapkan Taktik Asimetris
4 jam yang lalu
Gelombang Panas Ganggu...
Gelombang Panas Ganggu Perayaan Kemerdekaan AS ke-250
5 jam yang lalu
10 Juta Rakyat Iran...
10 Juta Rakyat Iran Hadiri Pemakaman Khamenei, Bendera Merah Dikibarkan
6 jam yang lalu
Houthi Ancam Saudi,...
Houthi Ancam Saudi, Riyadh Janji Beri Respons Keras!
7 jam yang lalu
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
8 jam yang lalu
Infografis
10 Momen Kekhilafan...
10 Momen Kekhilafan Terburuk dalam Sejarah Manusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved