AS: Penghentian Pemboman di Aleppo Terlambat

Selasa, 18 Oktober 2016 - 11:15 WIB
AS: Penghentian Pemboman...
AS: Penghentian Pemboman di Aleppo Terlambat
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) menyatakan penghentian serangan selama 8 jam oleh Rusia dan Suriah di distrik timur Aleppo terlambat dan terlalu sedikit. Wilayah distrik timur Aleppo adalah wilayah yang dikuasai kelompok pemberontak Suriah.

Juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Mark Toner mengatakan, warga Aleppo telah menjadi korban pemboman dan serangan udara yang konstan. Banyak warga sipil yang tewas dan banyak infrastruktur yang hancur dalam upaya membuat mereka kelaparan serta mengusir kelompok oposisi dan warga sipil.

"Jika penghentian serangan selama 8 jam ditujukan untuk menghentikan penderitaan tiada henti warga Aleppo, itu adalah hal yang baik. Tetapi, terus terang, itu waktu yang diberikan terlalu sedikit, terlalu terlambat," katanya seperti dikutip dari Belfast Telegraph, Selasa (18/10/2016).

Sebelumnya, Rusia menyatakan akan menghentikan serangan di Aleppo selama 8 jam. Pengumuman ini datang setelah aktivis oposisi mengatakan serangan udara menewaskan sedikitnya 36 orang, termasuk beberapa anak-anak.

Militer Rusia dan Suriah akan menghentikan serangan untuk jeda kemanusiaan 08:00-16:00 pada tanggal 20 Oktober untuk memungkinkan warga sipil dan militan melakukan perjalanan yang aman dari kota. Militan, yang terluka dan sakit akan diizinkan untuk mengungsi ke provinsi yang dikuasai pemberontak tetangga Idlib.
(ian)
Berita Terkait
Amerika Serikat Tuduh...
Amerika Serikat Tuduh Rusia Mengacau Kawasan Mediterania
Amerika Serikat Dituduh...
Amerika Serikat Dituduh sebagai Pencuri Minyak Suriah, Benarkah?
Rusia: AS Tolak Hadiri...
Rusia: AS Tolak Hadiri Pertemuan Bahas Situasi Suriah
Rusia-AS Dilaporkan...
Rusia-AS Dilaporkan Mulai Patroli Bersama di Suriah
Rusia Sebut Tentara...
Rusia Sebut Tentara AS Coba Hadang Konvoi Militer Mereka di Suriah
Lavrov: Kehadiran Militer...
Lavrov: Kehadiran Militer AS di Suriah Persulit Upaya Rekonsiliasi
Berita Terkini
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
15 menit yang lalu
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
1 jam yang lalu
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
2 jam yang lalu
Menlu Iran dan Pemimpin...
Menlu Iran dan Pemimpin Hamas di Gaza Bahas Perkembangan Terkini Palestina
3 jam yang lalu
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
4 jam yang lalu
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
4 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved