Saudi Kecam Serangan Rudal dengan Target Kapal Perang AS

Selasa, 11 Oktober 2016 - 14:23 WIB
Saudi Kecam Serangan...
Saudi Kecam Serangan Rudal dengan Target Kapal Perang AS
A A A
RIYADH - Kerajaan Arab Saudi mengecam keras serangan rudal dengan target kapal perang Amerika Serikat (AS) USS Mason di Laut Merah, di lepas pantai Yaman. Pernyataan kecaman itu dirilis kantor berita negara Saudi, SPA pada Senin malam.

Mengutip sumber di Kerajaan Arab Saudi, media itu menyebut pelaku serangan rudal adalah milisi Houthi yang kerjasama dengan milisi pro-mantan Presiden Yaman Ali Abdullah Saleh. Sumber itu menganggap serangan rudal sebagai aksi terorisme yang membahayakan pelayaran internasional.

Baca:
Kapal Perang AS Nyaris Tertembak Rudal di Pantai Yaman


Serangan itu berselang beberapa hari setelah serangan menargetkan kapal bantuan Uni Emirat Arab. Saudi juga mengecam serangan rudal balistik terhadap desa-desa di perbatasan Saudi dan Yaman yang membahayakan keselamatan warga sipil.

“Yang terakhir ini ditembakkan ke Provonsi Makkah pada hari Minggu. Mereka terus melanggar perjanjian yang telah disepakati oleh orang-orang Yaman, termasuk dialog nasional,” kata sumber di Pemerintah Kerajaan Arab Saudi.

”Mereka menolak untuk mematuhi kehendak masyarakat internasional dalam melaksanakan Resolusi Dewan Keamanan PBB 2216 dengan melakukan tindakan yang bertentangan dengan upaya utusan PBB untuk mencapai solusi politik,” lanjut dia.

Baca juga:
Houthi Bantah Tembak Kapal Perang Amerika


Sebelumnya, kelompok pemberontak Houthi Yaman membantah sebagai pelaku serangan rudal yang menargetkan kapal perang USS Mason. ”Kami membantah telah menargetkan setiap kapal yang sedang berlayar di Teluk Yaman,” kata seorang pejabat Houthi yang enggan disebutkan namanya, seperti dilansir Reuters.

Setidaknya dua rudal ditembakkan ke arah kapal perang AS tersebut. Namun, kedua rudal jatuh ke laut sebelum berhasil mencapai kapal USS Mason.
(mas)
Berita Terkait
Awal Mula Arab Saudi...
Awal Mula Arab Saudi Menjadi Sekutu Amerika Serikat
Presiden Yaman Hadi...
Presiden Yaman Hadi Diterbangkan ke AS untuk Perawatan Medis
Houthi Klaim Tembak...
Houthi Klaim Tembak Jatuh Drone AS Dekat Perbatasan Saudi
Tak Peduli Keputusan...
Tak Peduli Keputusan AS, Saudi: Kami Tetap Anggap Houthi sebagai Teroris
Inilah Alasan Mengapa...
Inilah Alasan Mengapa Banyak Pangeran Arab Kuliah di Amerika Serikat
AS Tegaskan akan Bantu...
AS Tegaskan akan Bantu Saudi Lindungi Diri dari Serangan Luar
Berita Terkini
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
3 jam yang lalu
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
3 jam yang lalu
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
4 jam yang lalu
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
5 jam yang lalu
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
6 jam yang lalu
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
7 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved