Presiden Prancis Mendadak Berencana Batalkan Pertemuan dengan Putin

Senin, 10 Oktober 2016 - 15:28 WIB
Presiden Prancis Mendadak...
Presiden Prancis Mendadak Berencana Batalkan Pertemuan dengan Putin
A A A
PARIS - Presiden Prancis Francois Hollande menuturkan dirinya mungkin akan membatalkan pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Keduanya dijadwalkan bertemu pada tanggal 19 Oktober mendatang di Paris.
Berbicara saat melakukan wawancara dengan televisi Prancis, TMC, Hollande mengatakan dia mulai ragu dengan pertemuan tersebut. Dia menyebut sikap Rusia di Suriah yang membuat dirinya ragu untuk menggelar pertemuan itu.
"Saya bertanya pada diri sendiri: apakah (pertemuan) itu berguna, apakah perlu untuk berada di sana? Bisakah kita melakukan sesuatu untuk melawan apa yang ia (Putin) lakukan dengan rezim Suriah? Artinya, mendukung rezim yang menjatuhkan bom pada orang-orang di Aleppo?" tanya Hollande.
"Jadi, saya bertanya pada diri sendiri apakah akan menerima Putin? Jika saya bertemu denganya, saya akan mengatakan padanya bahwa ini tidak dapat diterima dan serius mempengaruhi citra Rusia," sambungnya, seperti dilansir themoscowtimes pada Senin (10/10).
Rusia dan Prancis sendiri akhir pekan lalu sempat berseteru. Keduanya berseteru di Dewan Keamanan (DK) PBB, dimana saat itu Rusia memveto resolusi yang diajukan Prancis, yang berisi tuntutan untuk menghentikan serangan udara di Aleppo.
Kementerian Luar Negeri Rusia menuturkan alasan mereka memveto resolusi itu adalah karena mereka menilai resolusi tersebut menguntungkan kelompok militan yang beroperasi di Aleppo. Selain itu, Moskow menyebut resolusi itu terlalu dipolitisir.
Sebagai dampak atas veto tersebut, negara-negara Barat yang merupakan sekutu Prancis tidak menyetujui resolusi yang diajukan Rusia terkait dengan Suriah. Resolusi yang diajukan Rusia tersebut berisis seruan untuk penghentian permusuhan, membuka akses kemanusiaan, meningkatkan perang melawan terorisme dan mendukung utusan khusus PBB untuk Suriah Staffan de Mistura.
(esn)
Berita Terkait
Lyon Jadi Pelabuhan...
Lyon Jadi Pelabuhan Baru Jerome Boateng
Prancis Imbau Warganya...
Prancis Imbau Warganya Segera Tinggalkan Pakistan
8 Bukti Prancis Kehilangan...
8 Bukti Prancis Kehilangan Pengaruh Neokolonialisme di Afrika
Pelaku Penyanderaan...
Pelaku Penyanderaan di Bank Prancis Masuk dalam Daftar Pemantauan
Gerakan Boikot Produk...
Gerakan Boikot Produk Prancis Raih Momentum di Bangladesh
5 Alasan PM Prancis...
5 Alasan PM Prancis Sebastien Lecornu Mundur, dari Defisit Anggaran hingga Rasio Utang Capai 113 Persen
Berita Terkini
Ilmuwan Bikin Roti dengan...
Ilmuwan Bikin Roti dengan Ragi dari Kulit Mumi Berusia 5.300 Tahun
42 menit yang lalu
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
1 jam yang lalu
Israel Bunuh 3 Tentara...
Israel Bunuh 3 Tentara Lebanon, Presiden Aoun Murka
2 jam yang lalu
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
3 jam yang lalu
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran
4 jam yang lalu
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
5 jam yang lalu
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved