Selusin Masjid di Myanmar Terancam Dihancurkan

Jum'at, 23 September 2016 - 05:00 WIB
Selusin Masjid di Myanmar...
Selusin Masjid di Myanmar Terancam Dihancurkan
A A A
ARAKAN - Otoritas negara bagian Arakan, Myanmar, mengancam untuk menghancurkan selusin masjid, puluhan madrasah dan ribuan rumah di kota Maungdaw dan Mauthidaung yang dihuni mayoritas warga Muslim. Alasannya, bangunan-bangunan itu didirikan secara ilegal.

Namun, ancaman itu dikhawatirkan bisa mengobarkan ketegangan antara masyarakat Buddha dan Muslim di Myanmar. Ancaman perobohan masjid dan banyak bangunan itu muncul dalam pengumuman di jurnal online yang berafiliasi dengan pemerintah negara bagian Arakan.

Media lokal, Irrawaddy, mengutip seorang menteri negara bagian Arakan, Kolonel Htein Lin, menyatakan bahwa ribuan bangunan yang bisa dirobohkan itu mencakup selusin masjid, 35 sekolah Islam atau madrasah dan lebih dari 2.500 rumah.

Tapi, partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD)—partai berkuasa di Myanmar pendukung Aung San Suu Kyi—memperingatkan agar pemerintah negara bagian Arakan tidak bertindak di luar dengan melaksanakan penghancuran tersebut.

”Ini bertentangan dengan aturan dan peraturan yang ada, mereka tidak memiliki wewenang untuk menghancurkan masjid,” kata anggota komite pusat NLD, Win Htein, kepada TIME, yang dikutip Jumat (23/9/2016).

Negara Arakan yang juga dikenal sebagai Rakhine merupakan wilayah yang pernah dilanda kerusuhan yang melibatkan warga Buddha dan Muslim pada tahun 2012. Lebih dari 100 orang tewas dalam kekerasan itu, dan sekitar 140 ribu orang mengungsi.

Sebagian besar dari mereka yang terkena dampak adalah komunitas Rohingya, yakni warga minoritas Muslim di Myanmar yang dianggap sebagai imigran ilegal asal Bangladesh. Sejak kekerasan pecah, sekitar 100 ribu warga Rohingya telah menghuni di kamp-kamp pengungsian kumuh, di mana mereka ditolak untuk mengakses layanan pendidikan dan kesehatan.
(mas)
Berita Terkait
Pakar PBB: Junta Myanmar...
Pakar PBB: Junta Myanmar Lakukan Kejahatan terhadap Kemanusiaan Sejak Kudeta
Sudah Bisa Ditebak,...
Sudah Bisa Ditebak, Partai Pro-militer Myanmar Menang Pemilu
PM Myanmar: Tidak Ada...
PM Myanmar: Tidak Ada Satu Kekuatan Pun yang Boleh Mengendalikan Dunia
Myanmar Akan Gelar Pemilu...
Myanmar Akan Gelar Pemilu pada Desember 2025
Terjebak Semalaman,...
Terjebak Semalaman, Demonstran Myanmar Berhasil Lolos dari Kepungan Pasukan Keamanan
Berlutut Hadang Polisi...
Berlutut Hadang Polisi Myanmar, Biarawati: Tembak Aku Saja
Berita Terkini
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
1 jam yang lalu
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
2 jam yang lalu
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
3 jam yang lalu
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
4 jam yang lalu
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
5 jam yang lalu
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
6 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved