Dianggap Saingi NATO, Inggris Tolak Tentara Bersama UE

Minggu, 18 September 2016 - 02:29 WIB
Dianggap Saingi NATO,...
Dianggap Saingi NATO, Inggris Tolak Tentara Bersama UE
A A A
LONDON - Menteri Pertahanan Inggris mengatakan London tidak menghendaki terbentuknya tentara bersama Eropa dan tidak menginginkan munculnya pesaing NATO. Pernyataan ini menanggapi langkah pemimpin Uni Erop (UE) untuk mengatur angkatan bersenjata bersama pada KTT di Bratislava.

"Itu tidak akan terjadi. Kami adalah anggota penuh UE dan kami akan terus menolak setiap upaya untuk mendirikan saingan NATO," kata Michael Fallon seperti dikutip dari laman Russia Today, Minggu (18/9/2016).

Sebelumnya, Inggris telah menggagalkan rencana serupa tiga kali yaitu pada 2011, 2013, dan setelah referendum pada bulan Juni lalu. Sekarang, setelah Brexit, Prancis dan Jerman kembali menjalankan rencana itu.

"Kami selalu khawatir tentang tidak perlunya menduplikasi apa yang sudah kita miliki di NATO. Kami tidak akan mundur dari komitmen kami untuk menjaga Eropa aman tapi kami tidak ingin melihat birokrasi yang tidak perlu di tingkat Uni Eropa," kata Fallon.

Menurut rencana yang diusulkan, 27 negara anggota UE diharapkan untuk menginvestasikan aset mereka yang paling maju di militer bersama Eropa, termasuk drone, kemampuan pertahanan cyber, pesawat terbang dan kapal angkatan laut.

"Ini akan memperlebar kemampuan pertahanan UE. Daripada membiayakan artileri atau tank, akan lebih baik membiayakan proyek yang lebih inovatif dan terkadang pada proyek yang dapat digunakan diantara sipil dan militer," kata Wakil Presiden Dewan Eropa Jyrki Katainen.

Baca juga:
Ketua Komisi Eropa Usulkan Markas Militer UE

(ian)
Berita Terkait
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
PM Johnson: Inggris...
PM Johnson: Inggris Memilih Brexit Bukan Karena Tekanan Rusia
Langgar Kesepakatan...
Langgar Kesepakatan Brexit, UE Seret Inggris ke Jalur Hukum
Inggris Pisah dari UE,...
Inggris Pisah dari UE, Antara Optimisme dan Pesimisme
Perdana Menteri Inggris...
Perdana Menteri Inggris Lupa Brexit Sudah Terjadi
PM Inggris Bantah Berupaya...
PM Inggris Bantah Berupaya Batalkan Kesepakatan Brexit
Berita Terkini
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
11 menit yang lalu
Trump Geram pada Netanyahu...
Trump Geram pada Netanyahu karena Kritik Rencana AS Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
50 menit yang lalu
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS di Suriah, Hancurkan Radar dan Helikopter
1 jam yang lalu
Presiden Israel Ingin...
Presiden Israel Ingin Berdamai dengan Arab Saudi: Saya Menghormati Mohammed bin Salman
1 jam yang lalu
Israel Marah atas Runtuhnya...
Israel Marah atas Runtuhnya Dukungan AS, Padahal Sudah Bayar Buzzer Rp26,8 Miliar Per Bulan
1 jam yang lalu
Balas AS, Iran Ancam...
Balas AS, Iran Ancam Serang Habis-habisan Infrastruktur Regional
4 jam yang lalu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved