Rusia Tuntut AS Tepati Janji Soal Pemberontak

Rabu, 14 September 2016 - 23:20 WIB
Rusia Tuntut AS Tepati...
Rusia Tuntut AS Tepati Janji Soal Pemberontak
A A A
MOSKOW - Rusia mengatakan Amerika Serikat (AS) harus menepati janjinya untuk memisahkan pejuang oposisi Suriah yang moderat yang berada di bawah perlindungan Washington dengan mantan kelompok Front al-Nusra dan pasukan lainnya. Demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Rusia.

Pernyataan itu menjelaskan bahwa tuntutan tersebut disuarakan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov dalam percakapan telepon dengan Sekretaris Negara AS, John Kery, seperti dikutip dari Reuters, Rabu (14/9/2016).

Front al-Nusra, yang memiliki hubungan dengan jaringan Al-Qaeda, baru-baru ini berganti nama menjadi Jabhar Fatah al Sham. Dalam pembicaraan gencatan senjata, Lavrov dan Kerry juga membahas soal memerangi bersama Jabhat Fatah al Sham dan Negara Islam, kata kementerian itu.

Pada Jumat lalu, Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov dan Menteri Luar Negeri AS John Kerry mengumumkan rencana baru yang bertujuan untuk mengurangi kekerasan di Suriah. Rencana itu mencakup gencatan senjata nasional dimulai pada 12 September.

Suriah telah terperosok dalam perang saudara sejak 2011, dengan pasukan pemerintah yang setia kepada Presiden Bashar Assad memerangi berbagai faksi oposisi dan kelompok-kelompok ekstremis, seperti Negara Islam (ISIS), yang dilarang di banyak negara.
(ian)
Berita Terkait
AS Bombardir Suriah,...
AS Bombardir Suriah, Habisi Komandan Senior al-Qaeda
AS Habisi Pentolan al-Qaeda...
AS Habisi Pentolan al-Qaeda dengan Rudal Pisau yang Dijuluki Bom Ninja
Serangan Drone AS Tewaskan...
Serangan Drone AS Tewaskan Pemimpin Senior Al-Qaeda di Suriah
Serangan Drone Kemungkinan...
Serangan Drone Kemungkinan Tewaskan Warga Sipil, AS Gelar Penyelidikan
Ingin Bunuh Pentolan...
Ingin Bunuh Pentolan Al-Qaeda, Serangan AS di Suriah Malah Tewaskan Petani Tua
Serangan Udara AS Tewaskan...
Serangan Udara AS Tewaskan Saudara Menteri Suriah yang Berafiliasi dengan al-Qaeda
Berita Terkini
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
19 menit yang lalu
China Investasikan Rp900...
China Investasikan Rp900 Triliun untuk Pelabuhan Afrika, Analis Soroti Risiko Utang
47 menit yang lalu
Ini 2 Kapal Induk dan...
Ini 2 Kapal Induk dan 22 Kapal Perang AS yang Blokade Iran
1 jam yang lalu
Media China Gambarkan...
Media China Gambarkan Orang Filipina sebagai Monyet, Manila Marah
2 jam yang lalu
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Epstein Terhubung dengan Level Tertinggi CIA dan Mossad
3 jam yang lalu
AS Mengebom Bandara...
AS Mengebom Bandara dan Jembatan Iran, Teheran: Seluruh Wilayah Timur Tengah Tanggung Akibatnya!
3 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved