Soal LCS, Duterte: Dialog atau Perang

Jum'at, 09 September 2016 - 13:27 WIB
Soal LCS, Duterte: Dialog...
Soal LCS, Duterte: Dialog atau Perang
A A A
JAKARTA - Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengatakan bahwa hanya ada dua cara untuk menyelesaikan konflik di kawasan Laut China Selatan(LCS), yakni melalui jalur perang atau melalui jalur damai melalui dialog. Filipina, memutuskan untuk memilih jalur damai.

Berbicara saat menyampaikan pidato dihadapan komunitas Filipina di salah satu hotel di bilangan Jakarta Pusat, Duterte menuturkan untuk berperang melawan China, Filipina sepertinya tidak akan sanggup.

"Hanya ada dua cara untuk menyelesaikan konflik dengan China di Laut China Selatan, melalui diolog atau perang. Melalui jalur perang kita tidak akan sanggup, oleh karena itu kita memilih jalur dilalog," ucap Duterte, Jumat (9/9/2016).

Duterte sebelumnya sempat mengatakan bahwa jika China memasuki wilayah Filipina, maka perang akan pecah dan hal itu akan berdarah-darah. Tapi, tidak lama kemudian dia meralat pernyataan tersebut dan menuturkan dia tidak serius dengan pernyataannya.

Beberapa hari lalu Filipina melayangkan protes kepada China karena menambah jumlah armada mereka di kawasan LCS, lebih tepatnya di Schourboug Saol. Schourboug Soal adalah tumpukan terumbu karang yang dianggap pulau oleh China yang berlokasi dekat dengan perairan Filipina.
(ian)
Berita Terkait
Menlu Filipina kepada...
Menlu Filipina kepada China: Keluar dari Laut China Selatan!
Bersitegang dengan China,...
Bersitegang dengan China, Filipina Bangun Stasiun Pemantau di LCS
Duterte: Konflik dengan...
Duterte: Konflik dengan China Pasti Berujung Pertumpahan Darah
Menhan Filipina: Beijing...
Menhan Filipina: Beijing Ingin Caplok Lebih Banyak Wilayah di Laut China Selatan
Filipina: Dunia Dukung...
Filipina: Dunia Dukung Kami, China Sendirian
Sejarah Konflik China-Filipina...
Sejarah Konflik China-Filipina dalam Sengketa Laut China Selatan
Berita Terkini
Sinifikasi Agama di...
Sinifikasi Agama di China Menguat, Gereja Katolik Patriotik Jadi Sorotan
25 menit yang lalu
AS Batal Kirim Rudal...
AS Batal Kirim Rudal Tomahawk ke Jerman Diduga Khawatir dengan Pembalasan Rusia
55 menit yang lalu
Pemimpin Hizbullah Kecam...
Pemimpin Hizbullah Kecam Negosiasi Lebanon-Israel, Dianggap Tidak Tahu Malu
9 jam yang lalu
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
10 jam yang lalu
Lebih dari 9.500 Orang...
Lebih dari 9.500 Orang Hilang di Gaza sejak Awal Perang
11 jam yang lalu
Raja Langit Sesungguhnya:...
Raja Langit Sesungguhnya: 5 Helikopter Tempur Paling Mematikan Berdasarkan Rekam Jejak Perang
12 jam yang lalu
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved