Mantan Model Topless Ini Diduga Hendak Gabung ISIS di Suriah

Selasa, 06 September 2016 - 03:06 WIB
Mantan Model Topless...
Mantan Model Topless Ini Diduga Hendak Gabung ISIS di Suriah
A A A
LONDON - Seorang mantan model Inggris bernama Kimberley Miners, 27, diduga hendak bergabung dengan kelompok ISIS di Suriah. Menurut polisi, Miners yang berpose topless (telanjang dada) untuk The Sun, diyakini telah berkomunikasi dengan militan asal Inggris di Suriah.

Polisi anti-teror Inggris dan MI5 sedang menyelidiki dugaan rencana Miners untuk meninggalkan Inggris dan bergabung dengan kelompok Islamic State atau ISIS.

Miners, mantan model asal Bradford, Inggris muncul di media sosial dengan nama alias Aisha Lauren al-Britaniya dan telah mengunggah foto seorang wanita mengacungkan senapan dan senjata lainnya.

Miners mengungkapkan pada hari Jumat bahwa dia telah melakukan perjalanan ke Turki—jalur yang biasa ditempuh untuk menuju Suriah—pada dua kesempatan. Namun, dia membantah ingin menikah dengan militan ISIS.

Aktivitasnya itulah yang memicu polisi anti-teror dan MI5 melakukan penyelidikan. Mantan model itu sudah ditemui empat kali oleh petugas kepolisian dan dirujuk ke program anti-radikalisasi.

Dia telah diperingatkan bahwa dia akan ditangkap jika terus terlibat dalam aktivitas yang mengarah pada ekstrimisme.

Dia juga menegaskan bahwa dia tidak setuju dengan eksekusi yang kerap dilakukan ISIS. Dia mengaku prihatin dengan nasib anak-anak pengungsi Suriah.

Meski demikian, Miners mengaku melakukan kontak langsung dengan perekrut ISIS asal Inggris Abu Usamah al-Britani melalui Facebook.

Dia mengaku dua kali mengunjungi Turki pada musim liburan Oktober lalu. Dalam kunjungan itu, dia diduga mengunjungi sebuah kamp pengungsi di dekat perbatasan Suriah-Turki.

“Saya ingat melihat anak tiga tahun dan seorang bayi kecil di pinggir jalan,” katanya, seperti dikutip news.com.au, Selasa (6/9/2016). ”Saya merasa, saya perlu untuk melanjutkan dan memberitahu semua orang bahwa ini yang sebenarnya terjadi. Saya hanya ingin membantu anak-anak. Apa yang mereka alami itu sangat sedih,” ujarnya.

Dia mengaku sudah berbagi banyak video kekerasan yang terkati kelompok ISIS, termasuk pengeboman.

Ketika ditanya apakah dia mendukung ISIS, Miners menjawab; “Kami mendapatkan klaim bahwa mereka berada di sana untuk melindungi agama. Saya tidak benar-benar tahu. Itulah yang membuat saya kesulitan.”
(mas)
Berita Terkait
Intelijen AS dan Inggris...
Intelijen AS dan Inggris Minta ISIS Serang Pangkalan Militer Rusia di Suriah
ISIS Serbu Penjara Kurdi...
ISIS Serbu Penjara Kurdi Suriah, 25 Tewas
Profil Shamima Begum,...
Profil Shamima Begum, Wanita Inggris yang Gabung ISIS di Suriah
Terungkap, Pengantin...
Terungkap, Pengantin ISIS Shamima Begum Diselundupkan ke Suriah oleh Mata-mata Kanada
Pemberontak Gelar Serangan...
Pemberontak Gelar Serangan Kejutan Skala Besar di Suriah
Pertama Kali, Jet Tempur...
Pertama Kali, Jet Tempur Typhoon Inggris Tembak Jatuh Drone di Langit Suriah
Berita Terkini
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
13 menit yang lalu
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
1 jam yang lalu
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
1 jam yang lalu
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
2 jam yang lalu
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
3 jam yang lalu
Uang Senilai Rp185 Miliar...
Uang Senilai Rp185 Miliar dan 40 Kg Emas Disita, Lagi-lagi Terkait Korupsi Wakil Menteri
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved