Duterte pada Obama: Di Tempat Anda, Orang Kulit Hitam Ditembak....

Jum'at, 02 September 2016 - 17:44 WIB
Duterte pada Obama:...
Duterte pada Obama: Di Tempat Anda, Orang Kulit Hitam Ditembak....
A A A
DAVAO - Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, kesal setelah Amerika Serikat (AS) mengkritik perang melawan narkoba yang dia kobarkan karena telah menewaskan ratusan orang. Duterte pun balas menyentil AS dengan meminta Presiden Barack Obama untuk mengatasi pembunuhan rasial di dalam negerinya.

Pembunuhan warga kulit hitam oleh polisi kulit putih yang memicu sentimen rasial di AS dianggap Duterte sebagai “kotoran di halaman belakang rumah” Obama yang harus dibersihkan lebih dulu sebelum mengkritik negara lain.

”Mereka mengancam saya karena Obama ingin berbicara dengan saya. Kemudian? Dia akan berbicara dengan saya. Apa masalah Anda? Di tempat Anda, orang kulit hitam ditembak bahkan jika mereka sudah berbaring,” kata Presiden Duterte di Davao, seperti dikutip Philstar, Jumat (2/9/2016).

Duterte juga mengklaim bahwa AS memiliki "komunitas gila" karena hampir semua orang di Hollywood menggunakan kokain.

Dia menyebut Obama seperti kritikusnya Senator Leila de Lima yang terus mengangkat isu hak asasi manusia bahkan ketika Filipina menghadapi masalah narkoba yang serius.

”Saya nomor satu yang disasar kritikus yang terus mengoceh tentang hak asasi manusia. Bahkan Obama tidak. Tapi, kami hanya mengetahui bahwa dia memiliki seri,” kata Presiden Duterte, mengacu pada dugaan hubungan terlarang senator de Lima dengan mantan sopirnya Ronnie Dayan, yang diduga terlibat bisnis narkoba.
(mas)
Berita Terkait
Negara-negara Asia Tenggara...
Negara-negara Asia Tenggara Sekutu Amerika Serikat
Media Amerika Serikat:...
Media Amerika Serikat: Vietnam Berisiko Gagal, Timnas Indonesia Punya Tugas Mudah
Melunak, Filipina Cabut...
Melunak, Filipina Cabut Ancaman Akhiri Pakta Militer dengan AS
AS-Filipina Gelar Pertemuan...
AS-Filipina Gelar Pertemuan Soal Perjanjian Pertahanan, China Waspada
Menhan Filipina Mengaku...
Menhan Filipina Mengaku Didesak China Hentikan Tinjauan Pakta Pertahanan dengan AS
Duterte Gantung Nasib...
Duterte 'Gantung' Nasib Perjanjian Kunjungan Pasukan AS
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
4 jam yang lalu
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
8 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
9 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
10 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
11 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
12 jam yang lalu
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved