AS Jatuhkan Sanksi pada Pembangun Jembatan Putin di Crimea

Jum'at, 02 September 2016 - 16:24 WIB
AS Jatuhkan Sanksi pada...
AS Jatuhkan Sanksi pada Pembangun Jembatan Putin di Crimea
A A A
WASHINGTON - Pemerintah Amerika Serikat (AS) telah menjatuhkan sanksi terbaru pada para pelaku bisnis Rusia yang membangun jembatan penghubung Rusia dan Crimea. Jembatan dengan biaya multi-miliar dolar AS itu dijuluki sebagai “Jembatan Putin” oleh Moskow.

Sanksi terbaru dari Pemerintah Barack Obama itu diumumkan Departemen Keuangan AS pada hari Kamis waktu AS. Sanksi terbaru ini menargetkan puluhan pebisnis dan perusahaan-perusahaan Rusia yang membangun jembatan.

Proyek jembatan yang dibangun panjangnya mencapai 19 kilometer yang melintasi Selat Kerch. Dijuluki sebagai “Jembatan Putin” karena itu merupakan proyek penting bagi Presiden Vladimir Putin secara pribadi.

Jika rampung dibangun, jembatan itu dilaporkan akan menjadi penghubung dua tujuan terpanjang di Eropa.

Beberapa anak perusahaan raksasa gas Rusia, Gazprom, dan 11 pejabat Crimea juga masuk daftar hitam sanksi AS. Salah satu perusahaan utama yang telah masuk daftar hitam adalah perusahaan konstruksi raksasa SGM-Most. Ini adalah anak perusahaan dari kontraktor utama Rusia yang sudah di kenai sanksi AS.

Tak hanya itu, salah satu konstruktor jembatan terbesar Moskow, Mostotrest, juga menghadapi sanksi AS.

“(Departemen) Keuangan berdiri dengan mitra kami dalam mengutuk pelanggaran hukum internasional oleh Rusia, dan kami akan terus dengan sanksi yang mengancam perdamaian, keamanan dan kedaulatan Ukraina,” kata John Smith, direktur di kantor Departemen Keuangan yang memberlakukan sanksi, seperti dikutip Reuters, Jumat (2/9/2016).

Kementerian Luar Negeri Rusia belum memberikan komentar atas penjatuhan sanksi terbaru dari AS. Moskow sebelumnya mengatakan bahwa sanksi terhadap Rusia atas aneksasi Crimea tidak berpengaruh banyak.

Pejabat yang terkait dengan pembangunan “Jembatan Putin” juga mengatakan bahwa sanksi AS tidak akan menghentikan proyek mereka. Alasannya, semua sumber daya yang diperlukan untuk proyek itu tanpa bantuan dari Barat.
(mas)
Berita Terkait
Hubungan Amerika Serikat...
Hubungan Amerika Serikat dan Ukraina Dikabarkan Retak
Perbandingan Wagner...
Perbandingan Wagner Rusia dan Blackwater Amerika Serikat
Survei: Warga Amerika...
Survei: Warga Amerika Serikat Makin Ragu Dukung Ukraina
Rusia: Krisis Ukraina...
Rusia: Krisis Ukraina akibat Tujuan Kebijakan Amerika Serikat
4 Senjata Ukraina yang...
4 Senjata Ukraina yang Dipasok oleh Amerika Serikat
Pejabat Rusia yang Dilarang...
Pejabat Rusia yang Dilarang Masuk ke Amerika Serikat
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
20 menit yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
1 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
2 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
3 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
4 jam yang lalu
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
4 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved